السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتهُ
ِ
Allah Subhanahu wa ta'aalaa berfirman yang artinya :
".....Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih."
(QS. Ibrahim : 7).
Allah Subhanahu wa ta'aalaa berfirman yang artinya :
"Bersyukurlah kepada Allah. Dan siapa saja bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri, dan siapa saja tidak bersyukur, sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji." (QS. Luqman(31) :12).
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda yang artinya :
"Tidaklah seorang mukmin ditimpa sakit, letih, demam, sedih hingga kekhawatiran yang mengusiknya, melainkan Allah mengampuni kesalahan-kesalahannya."( HR. Bukhari Muslim ).
Sahabat-sahabatku yg dirahmati Allah
Lanjutan dari materi taushiyah pagi tentang bersyukur, yaitu :
* Hikmah Keutamaan Bersyukur
Allah akan menambah nikmat kepada hamba-hambaNya selagi mereka mensyukuri nikmat Allah. Hal ini tercermin dari dalil Al-Qur'an yang artinya :
"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih." (QS. Ibrahim : 7).
Itulah dasar mengapa kita harus bersyukur kepada Allah. Mensyukuri nikmat adalah juga merupakan menunjukkan tanda kedekatan dan tanda ciri kecintaan seseorang kepada Allah.
Orang-orang yang bersyukur memiliki kesadaran dan kemampuan untuk melihat keindahan dan kenikmatan yang dikaruniakan Allah Subhanahu wa ta'ala kepada mereka semuanya dan juga kepada seluruh alam semesta ini.
Kita perlu belajar kepada orang-orang mukmin sejati yg senantiasa mengerti dan memahami akan keutamaan bersyukur kepada Allah sekalipun berada dalam keadaan yang sangat sulit sekalipun. Baik itu dalam menghadapi kesulitan hidup dan sejenisnya.
Seseorang yang melihat dari luar mungkin mengira berkurangnya nikmat pada diri orang-orang yang beriman. Padahal, dalam diri orang beriman yang mampu melihat sisi-sisi kebaikan dalam setiap peristiwa dan keadaan juga mampu melihat kebaikan dalam penderitaan tersebut.
Anggapan kebanyakan orang, bersyukur kepada Allah hanya perlu dilakukan pada saat mendapatkan anugrah besar atau terbebas dari masalah besar adalah hal yang merupakan suatu kekeliruan yang besar.
Padahal jika kita merenung sejenak, maka kita akan bisa menyadari bahwa kita semua ini dikelilingi oleh nikmat yang tidak terbatas banyaknya.
Dalam hitungan waktu ,setiap detik, setiap menit, dan seterusnya tercurah kenikmatan dari Allah tak terhenti yang berupa hidup, kesehatan, kecerdasan, panca indra, udara yang dihirup.
Sahabat-sahabatku rahimakumullah.
Kita perlu belajar dan memahami akan keutamaan orang yang bersyukur dan keutamaan hikmah sabar.
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda yang artinya :
"Tidaklah seorang mukmin ditimpa sakit, letih, demam, sedih hingga kekhawatiran yang mengusiknya, melainkan Allah mengampuni kesalahan-kesalahannya."( HR. Bukhari Muslim ).
Hakekat bersyukur sesungguhnya adalah bersyukur atas diri sendiri karena Allah adalah Maha Kaya Lagi Maha Terpuji. Allah Ta'ala berfirman yang artinya :
"Bersyukurlah kepada Allah. Dan siapa saja bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri, dan siapa saja tidak bersyukur, sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji." (QS. Luqman(31) :12).
Mudahnya adalah segala sesuatu yang memungkinkan org untuk hidup telah diberikan oleh Allah. Sebagai balasan semua itu, seseorang diharapkan untuk mengabdi kepada Allah sebagai rasa syukurnya.
Orang-orang yang tidak memperhatikan semua kenikmatan yang mereka terima, dengan demikian telah mengingkari nikmat (kufur).
Mereka baru mau bersyukur apabila semua kenikmatan telah direnggut darinya. Contoh mudahnya adalah kesehatan yang tidak pernah diakui sebagai nikmat baru akan disadari dan syukuri setelah mendapatkan sakit.
Marilah sahabat semuanya kita sejenak meluangkan waktu untuk Bermuhasabah, bagaimana kita memanfaatkan atas nikmat Iman, nikmat Islam, nikmat sehat, nikmat kelapangan waktu yang kita dapatkan selama ini.
Marilah kita untuk bisa meningkatkan rasa syukur kita kepada Allah dalam bentuk apapun yang bisa kita lakukan.
"Allaahumma a’innii ’alaa dzikrika wa syukrika, wa husni ’ibaadatika" Yaa Allah tolonglah kami untuk selalu ingat kepada Mu, untuk selalu bersyukur kepada Mu, dan untuk selalu memperbaiki ibadat kepada Mu.
Perbanyaklah bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’aalaa agar kita semua menjadi abdan syakuro (hamba yang pandai dan selalu bersyukur) atas nikmat yang Allah Subhanahu wa Ta’aalaa berikan kepada kita. Aamiin.
Semoga Allah Subhanahu wa Ta'aalaa selalu melimpahkan hidayah taufik-Nya kepada kita semuanya, untuk pandai bersyukur dalam rahmah dan ridha-Nya. Aamiin yaa rabbal 'aalamiin.
Sign up here with your email


ConversionConversion EmoticonEmoticon