السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتهُ
.
Allah Subhanahu wa Ta'aalaa berfirman yang artinya :
“Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Alloh memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk.” (QS Al Qashash: 56).
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda dalam doa yg artinya :
“ Yaa Allah, aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketaqwaan, penjagaan diri (dari segala keburukan) dan kekayaan hati (selalu merasa cukup dengan pemberian-Mu)” (HR.Muslim ).
Sahabat-sahabatku yang dirahmati Allah
Dikarenakan inti dan hakikat hidayah adalah taufik dari Allah Ta’ala, sebagaimana pada penjelasan sebelumnya, maka berdoa dan memohon hidayah kepada AllahTa’ala merupakan sebab yang paling utama untuk mendapatkan hidayah-Nya.
Dalam hadits Qudsi yang shahih, Allah Ta’ala berfirman: “Wahai hamba-hamba-Ku, kalian semua tersesat kecuali orang yang Aku beri petunjuk, maka mintalah petunjuk kepada-Ku niscaya Aku akan berikan petunjuk kepada kalian” (HR.Muslim ).
Oleh karena itu, Allah Ta’ala yang maha sempurna rahmat dan kebaikannya, memerintahkan kepada hamba-hamba-Nya untuk selalu berdoa memohon hidayah taufik kepada-Nya, yaitu dalam surah Al Fatihah yg artinya :
“Berikanlah kepada kami hidayah ke jalan yang lurus”.
Syaikh ‘Abdur Rahman as-Sa’di berkata: “Doa (dalam ayat ini) termasuk doa yang paling menyeluruh dan bermanfaat bagi manusia, oleh karena itu, wajib bagi setiap muslim untuk berdoa kepada-Nya dengan doa ini di setiap rakaat dalam shalatnya, karena kebutuhannya yang sangat besar terhadap hal tersebut”
Dalam banyak hadits yang shahih, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam mengajarkan kepada kita doa memohon hidayah kepada Allah Ta’ala. Misalnya doa yang dibaca dalam qunut
(( اللَّهُمَّ اهْدِنَا فِيمَنْ هَدَيْت))
“Yaa Allah, berikanlah hidayah kepadaku di dalam golongan orang-orang yang Engkau berikan hidayah” ( HR Abu Dawud, at-Tirmidzi dan an-Nasa-i).
.
Juga doa beliau Shallallahu’alaihi Wasallam:
(( اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى، وَالْعِفَّةَ وَالْغِنَى ))
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketaqwaan, penjagaan diri (dari segala keburukan) dan kekayaan hati (selalu merasa cukup dengan pemberian-Mu)” (HR.Muslim ).
Sebaliknya, keengganan atau ketidaksungguhan untuk berdoa kepada AllahTa’ala memohon hidayah-Nya merupakan sebab besar yang menjadikan seorang manusia terhalangi dari hidayah-Nya.
Oleh karena itu, Allah Ta’ala sangat murka terhadap orang yang enggan berdoa dan memohon kepada-Nya, sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam: “Sesungguhnya siapa saja yang enggan untuk memohon kepada Allah maka Dia akan murka kepadanya” ( HR.at-Turmudzi ).
Hal-hal lain yang menjadi sebab datangnya hidayah Allah Ta’ala selain yang dijelaskan di atas adalah sebagai berikut: ......
( bersambung )
Semoga uraian sederhana bagian pertama ini bermanfa'at dan kita termasuk hamba Allah yg sll mendapat hidayah rahmah dan ridha Allah Ta'aalaa. Aamiin...
Sign up here with your email

ConversionConversion EmoticonEmoticon