PENDIDIKAN KEWARGAAN (CIVIC EDUCATION)
Secara bahasa, istilah civic education oleh sebagian pakar diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi Pendidikan Kewargaan dan Pendidikan Kewarganegaraan. Istilah Pendidikan Kewargaan diwakili oleh Azyumardi Azra dan tim ICCE (Indonesian Center For civic Education) UIN Jakarta, sebagai pengembang civic education di Perguruan Tinggi yang pertama. Sedangkan Pendidikan Kewarganegaraan diwakili oleh Zamroni, Muhammad Numan Soemantri, Udin S. Winataputra dan tim CICED (Center Indonesian For Civic Education ), Merrphin Panjaitan, Soediyarto dan pakar lainnya.
Istilah Pendidikan Kewargaan pada satu sisi identik dengan Pendidikan Kewarganegaraan. Namun di sisi lain, istilah Pendidikan Kewargaan secara substantif tidak saja mendidik generasi muda menjadi warga negara yang cerdas dan sadar akan hak dan kewajibannya dalam konteks kehidupan bermasyarakat dan bernegara, melainkan juga membangun kesiapan warga negara menjadi warga dunia (global society). Dengan demikian orientasi Pendidikan Kewargaan secara substantif lebih luas cakupannya dari istilah Pendidikan Kewarganegaraan.
Rumusan lain, seperti dikemukakan oleh civitas Internasional bahwa civic education adalah pendidikan yang mencakup pemahaman dasar tentang cara kerja demokrasi dan lembaga-lembaganya, pemahaman tentang rule of law, hak asasi manusia, penguatan ketrampilan partisipatif yang demokratis, pengembangan budaya demokrasi dan perdamaian.
Program civic education yang diharapkan akan menolong para pendidik untuk :
a. Mengetahui, memahami dan mengapresiasi cita-cita nasional.
b. Dapat membuat keputusan-keputusan yang cerdas dan bertanggung jawab dalam berbagai masalah seperti masalah pribadi, masyarakat dan negara. Jadi, kesimpulannya, Pendidikan Kewargaan (civic education) adalah program pendidikan yang memuat bahasan tentang masalah kebangsaan, kewarganegaraan dalam hubungannya dengan negara demokrasi, hak asasi manusia dan masyarakat madani (civil society) yang dalam implementasinya menerapkan prinsip-prinsip pendidikan demokratis dan humanis.
Sumber : Pendidikan Kewargaan (civic education )
Pengantar : Prof. Dr. Azyumardi Azra, MA
http://mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com/2012/08/pendidikan-kewargaan-civic-education.html
http://mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com/2012/08/pendidikan-kewargaan-civic-education.html
Sign up here with your email