SELAMAT DATANG di blog "mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com", SEMOGA BERMANFAAT apa-apa yang kami tuliskan di sini ...,"Selamat Berkarya", Semoga Tuhan Merahmati Kehidupan Kita Dengan Kesehatan, Cinta Yang Mendamaikan, Rezeki Yang Penuh Berkah, Dalam Usia Yang Panjang Dan Bahagia. Aamiin. "

MASYARAKAT SEBAGAI TEMPAT ANTAR HUBUNGAN SOSIAL


Pada setiap masyarakat, jumlah kelompok dan kesatuan sosial tidak hanya satu. Dalam hubungannya dengan penggolongan, maka kelompok ada beraneka ragam bentuk dan kriterianya.

1.     Kelompok Primer Dan Sekunder  (sudah dijelaskan).

2.     In Group Dan Out Group

In Group (kelompok dalam) adalah setiap kelompok yang dipergunakan oleh seseorang untuk mengidentifikasikan dirinya sendiri. Sedangkan  Out Group (kelompok luar) adalah kelompok yang berada di luar kelompok dalam.
Sikap-sikap In Group pada umumnya didasarkan atas unsur simpati dan perasaan yang dekat diantara anggota-anggota kelompoknya. Sedangkan Out Group selalu ditandai oleh sikap anti pati dan antagonis. Tentang In Group maupun Out Group dapat kita jumpai pada setiap masyarakat yang punya kepentingan berbeda-beda.

3.     Gemeinschaft Dan Gesellschaft

Gemeinschaft adalah bentuk kehidupan bersama yang terdapat unsur-unsur pengikat, berupa hubungan batin yang murni yang bersifat alamiah dan kekal. Faktor yang menjadikan ikatan itu, berupa rasa cinta dan kesatuan batin yang bersifat kodrati seperti keluarga, kelompok kekerabatan.

Tonnies membedakan Gemeinschaft menjadi tiga tipe :

a.  Gemeinschaft by blood, yang merupakan ikatan yang didasarkan pada ikatan darah keturunan. Contoh keluarga, kelompok kekerabatan.
b.  Gemeinschaft of place, yang merupakan ikatan yang terdiri dari orang-orang yang berdekatan tempat tinggalnya, sehingga dapat saling tolong menolong.
c.   Gemeinschaft of mind, yang terdiri dari orang-orang yang walaupun tidak mempunyai hubungan darah/ tempat tinggalnya berdekatan, akan tetapi mereka mempunyai jiwa dan fikiran yang sama, karena ideologi yang sama.

Sedangkan Gesellschaft adalah bentuk ikatan bersama berupa ikatan lahir yang bersifat pokok dalam jangka waktu tertentu. Contoh ikatan pedagang, serikat buruh dan sebagainya.

4.     Formal Group Dan Informal Group

Formal group adalah kelompok sosial yang di dalamnya terdapat tata aturan yang tegas yang sengaja dibuat dalam rangka untuk mengatur antar hubungan para anggotanya. Dalam tata aturan itu dicantumkan tentang hak, kewajiban dan kedudukan para anggotanya. Contoh : ikatan kelompok profesional seperti Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI).
Sedangkan informal group adalah suatu kelompok sosial yang tidak mempunyai struktur dan organisasi pasti. Kelompok semacam ini didorong oleh suatu pertemuan-pertemuan yang terjadi berulangkali untuk kepentingan-kepentingan tertentu atas dasar pengalaman yang sama. Contoh : beberapa anggota serikat buruh mengadakan pertemuan-pertemuan.

5.     Community

Community adalah kelompok yang memperhitungkan keanggotaannya berdasarkan hubungan anggotanya dengan lingkungan setempat. Nampaknya hubungan diantara sesama penghuni itu dapat dipergunakan untuk memperoleh kesenangan, kunjungan, pekerjaan dan lain-lain.

6.     Masyarakat Desa Dan Masyarakat Kota

Perbedaan yang ada dalam masyarakat modern adalah antara desa dan kota. Hal ini karena pada umumnya desa/ dusun selalu menerima pengaruh kota. Dan masyarakat kota merupakan masyarakat yang selalu dinamis dan maju. Orang kota harus mampu bersikap sesuai dengan lingkungan, hormat dan sopan serta mampu menahan suara hati. Mereka harus belajar tentang bagaimana mengendalikan perbedaan dalam situasi yang berbeda-beda dan mengambil manfaat dari persahabatan.

7.     Kerumunan Dan Publik

Ciri-ciri kerumaunan yaitu kelompok yang tidak terorganisir. Kadang-kadang menampilkan kelakuan yang irrasional, tidak dikehendaki, emosional. Kehadirannya bersifat fisik (dapat diukur dengan jarak yang masih dapat dilihat dan suaranya masih dapat didengar telinga). Mereka bersifat sementara. Mereka tidak seperti keluarga, melainkan lebih banyak ditentukan oleh waktu.
Meski tidak terorganisir tapi masih mungkin ada pemimpin, tetapi tidak ada pembagian kerja/ sistem status. Interaksi dalam kelompok ini tidak terawasi sehingga bersifat spontan, tidak bisa diramalkan dan tidak terbentuk. Setiap orang yang ada dalam kelompok ini memiliki status yang sama, sehingga kerumunan tidak mengenal adanya perbedaan individu.
Publik adalah kelompok yang cerai berai/ tidak terkumpul. Anggota publik tidak pernah bertemu antara sesamanya. Mereka melakukan hubungan melalui media tidak langsung seperti telepon, radio, televisi, surat kabar. Berkat media tidak langsung itulah maka anggota publik dapat menjadi besar. Publik merupakan kelompok yang berhubungan dengan perkiraan dan pikiran. Sehingga publik selalu dihubungkan dengan pendapat/ opini. Dan tingkah laku publik itu didasarkan kepada tindakan-tindakan perorangan yang bersifat mengambil keputusan.

Sumber : http://mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com/2012/12/masyarakat-sebagai-tempat-antar.html





MATERI TERKAIT:

Judul: MASYARAKAT SEBAGAI TEMPAT ANTAR HUBUNGAN SOSIAL
Rating Blog: 5 dari 5
Ditulis oleh : mas mahmud
Terima kasih, Anda telah berkunjung di blog ini dan membaca makalah MASYARAKAT SEBAGAI TEMPAT ANTAR HUBUNGAN SOSIAL. Jika ingin menyalin harap ditulis ulang dengan gaya bahasa sendiri atau menyertakan link URL ini : http://mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com/2012/12/masyarakat-sebagai-tempat-antar.html, Terima kasih atas perhatiannya.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger