SELAMAT DATANG di blog "mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com", SEMOGA BERMANFAAT apa-apa yang kami tuliskan di sini ...,"Selamat Berkarya", Semoga Tuhan Merahmati Kehidupan Kita Dengan Kesehatan, Cinta Yang Mendamaikan, Rezeki Yang Penuh Berkah, Dalam Usia Yang Panjang Dan Bahagia. Aamiin. "

DISKURSUS PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER : PENDIDIKAN ISLAM

A.     Pendahuluan

Banyak orang yang mengetahui arti pendidikan, namun makna sejati kata tersebut tidak diragukan lagi masih menjadi perdebatan panjang.
Hal tersebut sangat wajar dan sangat tergantung pada sisi mana garapan pendidikan itu akan dikaji.
Terlepas dari mana seseorang memandang, namun ada kesamaan fokus yang menjadi ciri hakiki garapan pendidikan yaitu bahwa pendidikan merupakan usaha manusia dalam “memanusiakan manusia”.
Pendidikan dalam pandangan dan ajaran Islam merupakan keharusan bagi setiap muslim, sejak dari buaian hingga ke liang lahat.
Pendidikan Islam adalah pendidikan yang dilaksanakan berdasarkan pada ajaran Islam.
Perbedaan pendidikan Islam dengan pendidikan lainnya ditentukan oleh adanya dasar pendidikan Islam tersebut.
Disadari atau tidak, kita sekarang telah memasuki pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang maju dan pesat di era globalisasi.
Pengaruh globalisasi ini semakin terasa berkat semakin banyaknya saluran informasi dalam berbagai bentuk media, baik media cetak, maupun non cetak, broadcast maupun non-broadcast, elektronik maupun non elektronik.[1]
 Kalau kita cermati benar, akan kita rasakan bahwa interaksi antara kita sebagai warga negara maupun warga dunia baik secara langsung maupun tidak langsung semakin meningkat dari hari ke hari, berkat tersedianya sarana komunikasi. Informasi juga semakin banyak tersedia di mana-mana dan semakin mudah di akses. Teknologi informasi dan komunikasi terus berkembang dengan kemampuannya mengumpulkan, menyimpan, mengolah dan menyajikan informasi yang dapat menembus batas-batas geografis, politis maupun kedaulatan dan akan terus mempengaruhi segenap kehidupan manusia.
Berdasarkan kenyataan tersebut di atas, posisi manusia sebagai keluaran (produk dari proses pendidikan ) dirasakan kadangkala jauh dari dari nilai-nilai ketuhanan dan nilai-nilai kemanusiaan.
Di sisi lain, adanya pendidikan justru menampakkan perbedaan yang mencolok antara sikap kaya dan sikap miskin. Bahkan para pemikir pendidikan melihat ada sesuatu yang salah dalam pendidikan.
Berangkat dari masalah tersebut di atas, maka penyusunan makalah ini kami beri judul “Diskursus Pendidikan Islam Kontemporer”

B.    Pendidikan Islam

Pendidikan Islam adalah pendidikan yang dilaksanakan berdasarkan  pada ajaran Islam. Menurut Ahmad D. Marimba____ sebagaimana yang dikutip oleh Djamaluddin dan Abdulah Aly___menyebutkan bahwa pendidikan Islam adalah bimbingan jasmani dan rohani berdasarkan hukum-hukum Islam menuju terbentuknya kepribadian utama menurut ukuran-ukuran Islam.[2]
Dalam buku yang sama, Burlian Somad menyebutkan bahwa pendidikan Islam adalah pendidikan yang bertujuan membentuk individu menjadi makhluk yang bercorak diri, berderajat tinggi menurut ukuran Allah SWT dan isi pendidikannya adalah mewujudkan tujuan itu, yaitu ajaran Allah SWT.[3]
Selanjutnya menurut Hasan Langgulung___sebagaimana yang dikutip oleh Abuddin Nata__berbicara tentang tujuan pendidikan, maka pendidikan bertujuan untuk memelihara kehidupan manusia. Tujuan hidup ini menurutnya tercermin dalam surat al-An’am ayat 162 yang berbunyi : “Katakanlah, sesungguhnya sembahyangku dan ibadah hajiku, seluruh hidup dan matiku, semuanya untuk Allah Tuhan seru sekalian alam”.[4]
Pernyatan-pernyatan tersebut di atas sesuai dengan prinsip tentang gambaran ideal manusia yang harus dicapai melalui kegiatan pendidikan. Bedanya adalah jika Ahmad D. Marimba menggambarkan manusia yang ideal adalah manusia yang berkepribadian utama, sementara Hasan Langgulung menggambarkan manusia yang ideal adalah manusia yang dapat melaksanakan tujuan hidupnya, yaitu menghambakan diri kepada Allah SWT untuk memperoleh kekuatan, keuntungan dan kebahagiaan hidup.
Dari definisi yang dikemukakan oleh para ahli tersebut dapat disimpulkan bahwa pendidikan Islam merupakan bimbingan yang dilakukan oleh seorang dewasa yang berperan sebagai pendidik kepada peserta didik dalam masa pertumbuhan agar ia memiliki kepribadian muslim seperti yang diperintahkan Allah SWT dan dicontohkan Rasulullah SAW.

DAFTAR PUSTAKA

Hasan, M. Ali Dan Ali, Mukti. Kapita Selekta Pendidikan Islam. Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya, 2003.
Djamaluddin Dan Aliy, Abdulah. Kapita Selekta Pendidikan Islam. Bandung: Pustaka Setia, 1998.
Nata, Abuddin. Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Gaya Media Pratama, 2005.
http://mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com/2013/07/diskursus-pendidikan-islam-kontemporer_14.html



[1] M. Ali Hasan Dan Mukti Ali, Kapita Selekta Pendidikan Islam (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya, 2003), 68.
[2] Djamaluddin Dan Abdulah Aliy, Kapita Selekta Pendidikan Islam (Bandung: Pustaka Setia, 1998), 9.
[3] Ibid.
[4] Abuddin Nata, Filsafat Pendidikan Islam (Jakarta: Gaya Media Pratama, 2005), 102.

MATERI TERKAIT:

Judul: DISKURSUS PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER : PENDIDIKAN ISLAM
Rating Blog: 5 dari 5
Ditulis oleh : mas mahmud
Terima kasih, Anda telah berkunjung di blog ini dan membaca makalah DISKURSUS PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER : PENDIDIKAN ISLAM. Jika ingin menyalin harap ditulis ulang dengan gaya bahasa sendiri atau menyertakan link URL ini : http://mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com/2013/07/diskursus-pendidikan-islam-kontemporer_14.html, Terima kasih atas perhatiannya.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger