SELAMAT DATANG di blog "mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com", SEMOGA BERMANFAAT apa-apa yang kami tuliskan di sini ...,"Selamat Berkarya", Semoga Tuhan Merahmati Kehidupan Kita Dengan Kesehatan, Cinta Yang Mendamaikan, Rezeki Yang Penuh Berkah, Dalam Usia Yang Panjang Dan Bahagia. Aamiin. "

MATERI ILMU PENDIDIKAN ISLAM : OBJEK DAN TUJUAN EVALUASI DALAM PENDIDIKAN ISLAM


A.     Objek Evaluasi

Objek evaluasi pendidikan Islam dalam arti yang umumnya adalah peserta didik, atau dalam arti khusus adalah aspek-aspek tertentu yang terdapat pada peserta didik. Peserta didik di sini sebenarnya bukan hanya sebagai objek evaluasi semata, tetapi juga sebagai subjek evaluasi. Oleh karena itu, evaluasi pendidikan Islam dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu evaluasi diri sendiri (self evaluation/ introspeksi) dan evaluasi terhadap orang lain (peserta didik).
Evaluasi terhadap diri sendiri adalah dengan mengadakan introspeksi atau perhitungan terhadap diri sendiri. Evaluasi ini tentunya berdasarkan kesadaran sendiri yang bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas dan produktifitas (amal salih) pribadi.
Apabila dalam proses evaluasi tersebut ditemukan beberapa keberhasilan, maka keberhasilan itu hendaknya dipertahankan atau ditingkatkan. Tetapi apabila ditemukan beberapa kelemahan dan kegagalan, maka hendaknya hal itu segera diperbaiki dengan cara meningkatkan ilmu, iman dan amal.
Evaluasi terhadap diri orang lain (peserta didik) merupakan bagian dari kegiatan pendidikan Islam. Kegiatan ini tidak sekedar boleh, tetapi bahkan diwajibkan. Kewajiban di sini tentunya berdasarkan niat “amar makruf nahi mungkar” yang bertujuan untuk perbaikan (ishlah) perbuatan sesama umat Islam. Syarat penilaian ini adalah bersifat komparabel, segera dan tidak dibiarkan berlarut-larut, sehingga anak didik tidak tenggelam dalam kebimbangan, kebodohan, kedzaliman dan dapat melangkah lebih baik dari perilaku manusia semula.[1]
Aspek-aspek khusus yang harus menjadi sasaran evaluasi pendidikan Islam adalah perkembangan peserta didik. Perkembangan peserta didik dapat dilihat dari beberapa sudut pandang yaitu :

1.      Dilihat dari sudut tujuan umum pendidikan Islam

Tujuan umum pendidikan Islam adalah adanya taqarrub dan penyerahan mutlak peserta didik kepada Allah SWT. Evaluasi di sini meliputi aspek :

a.  Perkembangan ibadah peserta didik.
b.  Perkembangan pelaksanaan menjadi khalifah Allah di muka bumi.
c.   Perkembangan keimanan dan ketaqwaan kepada-Nya.
d. Perkembangan pemenuhan kewajiban hidup, berupa kewajiban yang bersifat duniawi dan ukhrawi.

2.  Dilihat dari sudut fungsi pendidikan Islam

Fungsi pendidikan Islam adalah pengembangan potensi peserta didik dan transinternalisasi nilai-nilai Islami serta mempersiapkan segala kebutuhan masa depan peserta didik.
Evaluasi di sini meliputi aspek-aspek :
a. Perkembangan pendayagunaan potensi-potensi peserta didik misalnya potensi ijtihad, jihad, tajdid, emosi (qalb/ rasa), kognisi (‘aql/ cipta) dan konasi (nafs/ karsa).
b.  Perkembangan perolehan, pemahaman dan pelaksanaan nilai-nilai Islam.
c. Perkembangan perolehan kelayakan hidup baik yang bersifat duniawi maupun ukhrawi.

3.  Dilihat dari sudut dimensi-dimensi kebutuhan hidup dalam pendidikan Islam

Dimensi-dimensi kebutuhan hidup manusia :
a. Adakalanya berdasarkan kebutuhan asasi hidup manusia seperti kebutuhan dharuriah (primer), kebutuhan hajjah (sekunder) dan kebutuhan taksiniyah (pelengkap untuk memperindah).
b.  Ada juga berdasarkan segi-segi yang terdapat pada psikofisik manusia seperti segi jasmani, aqliyah, akhlaqiyah, ijtima’iyah (sosial), dan jamaliyah (artistik/ seni).

Evaluasi di sini meliputi aspek-aspek :

a. Perkembangan peserta didik dalam memperoleh dan memenuhi kebutuhan hidupnya. Perolehan dan pemenuhan kebutuhan ini didasarkan atas hierarkinya, misalnya perkembangan pemenuhan kebutuhan agama (li hifzh al din), jiwa (li h al nafs), akal (li hifzh al aql), keturunan  (li hifzh al nasl) dan harta serta kehormatan (li hifzh al amwal wa al ‘irdh), bermuamalah dan sebagainya.
b.  Perkembangan pendayagunaan dan optimalisasi potensi jasmani, intelegensi agar peserta ini mampu berkepribadian mulia, baik terhadap diri sendiri, sesama manusia, alam dan kepada Tuhan.

4.  Dilihat dari domain atau ranah yang terdapat pada diri peserta didik

Taksonomi Benyamin S. Bloom yang telah merakyat yaitu kognitif, afektif dan psikomotorik hampir mendekati taksonomi pendidikan dalam Islam, yaitu :

a.  Aspek kognitif berupa pengembangan pengetahuan agama termasuk di dalamnya fungsi ingatan dan kecerdasan.
b.  Aspek afektif berupa pembentukan sikap terhadap agama termasuk di dalamnya fungsi pertasaan dan sikap.
c.  Aspek psikomotorik berupa menumbuhkan keterampilan beragama termasuk di dalamnya fungsi kehendak, kemauan dan tingkah laku.[2]

B.    Tujuan Evaluasi

Dalam rangka menerapkan prinsip keadilan, keobjektifan dan keikhlasan evaluasi pendidikan bertujuan :

1. Untuk mengetahui atau mengumpulkan informasi tentang taraf perkembangan dan kemajuan yang diperoleh murid dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan dalam kurikulum pendidikan.
2.  Mengetahui prestasi hasil belajar guna menetapkan keputusan apakah bahan pelajaran perlu diulang atau dapat dilanjutkan. Dengan demikian maka prinsip life long education benar-benar berjalan berkesinambungan.
3.  Mengetahui efektifitas cara belajar dan mengajar apakah yang telah dilakukan guru benar-benar tepat atau tidak, baik yang berkenaan dengan sikap guru maupun sikap murid.
4. Mengetahui kelembagaan guna menetapkan keputusan yang tepat dan mewujudkan persaingan sehat dalam rangka berpacu dalam prestasi.
5. Mengetahui sejauh mana kurikulum telah dipenuhi dalam proses kegiatan belajar mengajar.
6.  Mengetahui pembiayaan yang dibutuhkan dalam berbagai kebutuhan baik secara fisik seperti fasilitas ruang, perpustakaan, honorarium guru dan lain-lain, maupun kebutuhan psikis seperti ketenangan, kedamaian, kesehatan, keharmonisan dan sebagainya.[3]


DAFTAR PUSTAKA

Ramayulis. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kalam Mulia, 2004.
http://mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com/2013/05/materi-ilmu-pendidikan-islam-objek-dan.html



[1] Ramayulis, Ilmu Pendidikan Islam (Jakarta: Kalam Mulia, 2004), 200-202.
[2] Ibid, 202-203.
[3] Ibid, 204.



MATERI TERKAIT:

Judul: MATERI ILMU PENDIDIKAN ISLAM : OBJEK DAN TUJUAN EVALUASI DALAM PENDIDIKAN ISLAM
Rating Blog: 5 dari 5
Ditulis oleh : mas mahmud
Terima kasih, Anda telah berkunjung di blog ini dan membaca makalah MATERI ILMU PENDIDIKAN ISLAM : OBJEK DAN TUJUAN EVALUASI DALAM PENDIDIKAN ISLAM. Jika ingin menyalin harap ditulis ulang dengan gaya bahasa sendiri atau menyertakan link URL ini : http://mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com/2013/05/materi-ilmu-pendidikan-islam-objek-dan.html, Terima kasih atas perhatiannya.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger