SELAMAT DATANG di blog "mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com", SEMOGA BERMANFAAT apa-apa yang kami tuliskan di sini ...,"Selamat Berkarya", Semoga Tuhan Merahmati Kehidupan Kita Dengan Kesehatan, Cinta Yang Mendamaikan, Rezeki Yang Penuh Berkah, Dalam Usia Yang Panjang Dan Bahagia. Aamiin. "

KONSEP TARBIYAH DALAM PENDIDIKAN ISLAM


A.     Pengertian Pendidikan Islam

Istilah pendidikan dalam konteks Islam pada umumnya mengacu kepada term al ta’dib, al ta'lim dan al tarbiyah. Dari ketiga istilah tersebut term yang populer digunakan dalam praktik pendidikan Islam adalah al tarbiyah. Sedang term al ta’dib dan al ta'lim jarang digunakan. Padahal kedua istilah tersebut telah digunakan sejak awal pertumbuhan pendidikan Islam.[1]
Secara definisi para pakar pendidikan Islam berbeda pendapat dalam menginterpretasikan pendidikan Islam. Perbedaannya tak lain hanya terletak pada perbedaan sudut pandang.
Diantaranya ada yang mendefinisikannya dengan mengkonotasikan sebagai peristilahan bahasa, ada juga yang melihat dari keberadaan dan hakikat kehidupan manusia di dunia ini, dan ada pula yang melihat dari segi proses kegiatan yang dilakukan dalam penyelenggaraan pendidikan.[2]

1.      Istilah Al Tarbiyah

Al tarbiyah berasal dari kata “rabb” walaupun kata ini memiliki banyak arti akan tetapi pengertian dasarnya menunjukkan makna tumbuh, berkembang, memelihara, merawat, mengatur, dan menjaga kelestarian.[3]
Uraian secara sistematik  lafaz al tarbiyah yang dianggap berasal dari tiga kata tersebut sebagai berikut :
a.     Rabba-Yarbu yang berarti bertambah dan bertumbuh.
b.     Rabiya-Yarbu yang berarti menjadi besar.
c.     Rabiya-Yarabbu yang berarti memperbaiki, menguasai urusan, menurut, menjaga dan memelihara.
Maka asal al tarbiyah berarti menyampaikan sesuatu sedikit demi sedikit hingga sempurna.[4]
Kata rabb sebagaimana yang terdapat dalam surat Al Fatihah mempunyai kandungan makna yang berkonotasi dengan istilah al tarbiyah, sebab kata rabb (Tuhan) dan murabbi (pendidik) berasal dari akar kata yang sama. Berdasarkan hal ini, maka Allah SWT adalah Pendidik Yang Maha Agung bagi seluruh alam semesta.
Uraian tersebut secara filosofis dan menurut Abdurrahman An Nahali mengisyaratkan bahwa proses pendidikan Islam adalah bersumber pada pendidikan yang diberikan Allah SWT sebagai “Pendidik” seluruh ciptaan-Nya termasuk manusia.
Dalam konteks yang luas, pengertian pendidikan Islam yang dikandung dalam term al tarbiyah terdiri dari empat unsur pendekatan yaitu :
a.     Melihat dan menjaga fitrah anak didik menjelang dewasa (baligh).
b.     Mengembangkan seluruh potensi menuju kesempurnaan.
c.  Mengarahkan seluruh fitrah menuju kepada kebaikan dan kesempurnaan yang layak baginya.
d.  Melaksanakan pendidikan secara bertahap, seperti sedikit demi sedikit hingga sempurna.
Penggunaan term al tarbiyah untuk menunjukkan makna pendidikan Islam dapat dipahami dengan menunjukkan firman Allah SWT :


واحفض لهم جناح الذّل من الرّحمة وقل ربّ ارحمهما كما ربّينى صغيرا

Artinya : Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah : wahai Tuhanku, kasihanilah mereka keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil. (Q.S Al Isra : 24)
Hasan Langgulung dalam memberikan pengertian pendidikan terlebih dahulu melihat pendidikan Islam dari tiga sudut pandang yaitu dari segi individu, masyarakat dan dari segi individu dan masyarakat.[5]

2.      Proses Kegiatan

Tumpang tindih pemakaian dan pemahaman antara ketiga istilah tersebut sebenarnya tidak perlu terjadi, jika konsep yang dikandung istilah-istilah itu diaplikasikan dalam kegiatan praktis proses edukatif kependidikan. Maka masing-masing istilah tersebut terdapat kelebihan dan kekurangan. Kelebihan yang terdapat pada masing-masing istilah itu yang kemudian perlu dirumuskan dan diantisipasikan untuk lebih mencerminkan konsep dan aktivitas pendidikan Islam, sehingga di lapangan praktis operasinya akan menjadi sebagai berikut :
a.     Istilah tarbiyah kiranya bisa disepakati untuk dikembangkan mengingat kandungan istilah tersebut lebih mencakup dan meluas dibanding kedua istilah lain.
b.     Dalam interaksi edukatif salah satu metode untuk mencapai tujuan tarbiyah adalah dengan melalui proses ta'lim.
c.  Antara tarbiyah maupun ta'lim harus mengacu pada konsep ta’dib dalam perumusan arah dan tujuan aktivitasnya, tetapi dengan modifikasi tertentu, sehingga tujuan tidak sekedar dirumuskan dengan kata-kata singkat “fadilah” tetapi rumusan tujuan pendidikan Islam yang lebih memberikan porsi utama pengembangan pada pertumbuhan dan pembinaan keilmuan, keislaman, dan keikhlasan disamping juga tidak mengabaikan pertumbuhan dan pengembangan intelektual peserta didik.
Dengan demikian sasaran psikologi yang perlu dididik dan dikembangkan melalui proses pendidikan secara selaras, serasi dan seimbang adalah :
a.   Kemampuan kognitif yang terpusat pada otak berupa kecerdasan akal (berfikir/ head).
b.     Kemampuan afektif yang tersirat dalam dada (bersikap/ heart).
c.     Kemampuan motorik yang terletak di tangan untuk bekerja (berbuat/ hand).[6]

3.      Pengertian Pendidikan Islam Menurut Para Ahli

Lebih lanjut bahwa ungkapan penggunaan istilah al tarbiyah terlalu luas untuk mengungkapkan hakikat dan operasionalisasi pendidikan Islam, sebab kata tarbiyah yang memiliki arti mengasuh, memelihara dan lainnya tidak hanya digunakan untuk manusia, akan tetapi juga digunakan untuk melatih dan memelihara binatang atau makhluk Allah lainnya.
Secara  terminologi, para ahli pendidikan Islam telah mencoba memformulasikan pengertian pendidikan Islam. Diantara batasan yang sangat variatif tersebut adalah :
a.     Al Syaibaniy mengemukakan bahwa pendidikan Islam adalah proses mengubah tingkah laku Individu peserta didik pada kehidupan pribadi, masyarakat dan alam sekitar.
b.  Muhammad Fadlil Al Jamaly mendefinisikan pendidikan Islam sebagai upaya mengembangkan, mendorong serta mengajak mendidik hidup lebih dinamis dengan berdasarkan nilai-nilai yang tinggi dan kehidupan yang mulia.
c.     Ahmad D. Marimba mengemukakan bahwa pendidikan Islam adalah bimbingan atau pimpinan secara dasar oleh pendidik terhadap perkembangan jasmani dan rohani peserta didik menuju terbentuknya kepribadian yang utama.
d.     Ahmad Tafsir mendefinisikan pendidikan Islam sebagai bimbingan yang diberikan oleh seseorang agar ia berkembang secara maksimal sesuai dengan ajaran Islam.
e.     Syed Sajjad Husain dan Syed Ali Asyraf mengartikan pendidikan Islam sebagai suatu pendidikan yang melatih perasaan murid-murid sedemikian rupa sehingga dalam sikap hidup, tindakan, keputusan dan pendekatan mereka terhadap segala jenis pengetahuan mereka dipengaruhi oleh spiritual dan sangat sadar akan nilai etis Islam.
f.       Ali Asyraf mengatakan istilah pendidikan Islam tidak hanya berarti pengajaran  Al Qur'an, hadis, fiqih tetapi memberi arti pendidikan di semua cabang ilmu pengetahuan yang diajarkan dari sudut pandang Islam.
g.     Al Dyabani mengartikan pendidikan Islam sebagai usaha mengubah tingkah laku dalam kehidupan pribadi atau kehidupan manusia dan pada alam sekitar tentang individu itu hidup atau pada proses pendidikan itu sendiri dan proses pengajaran sebagai suatu aktivitas asasi dan sebagai proporsi antara profesi-profesi dalam masyarakat.
h.     Hasil rumusan seminar pendidikan Islam se-Indonesia memberikan pengertian pendidikan Islam sebagai bimbingan terhadap pertumbuhan rohani dan jasmani menurut ajaran Islam dengan mengarahkan, melatih, mengasuh dan mengawasi berlakunya semua ajaran Islam.[7]




DAFTAR PUSTAKA

Ansori, Isa  Dan Bawani, Imam. Cendekiawan Muslim Dalam Perspektif Pendidikan Islam. Surabaya PT Bina Ilmu, 1991.
Basuki Dan Ulum, Miftahul.  Pengantar Ilmu Pendidikan Islam. Ponorogo : STAIN Po Press, 2007.
Nizar, Samsul. Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: PT. Intermasa, 2007.
Rosyadi, Khoiron. Pendidikan Profetik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset, 2004.
http://mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com/2013/04/konsep-tarbiyah-dalam-pendidikan-islam.html



[1] Samsul Nizar, Filsafat Pendidikan Islam (Jakarta: PT. Intermasa, 2007), 25.
[2] Isa Ansori Dan Imam Bawani, Cendekiawan Muslim Dalam Perspektif Pendidikan Islam (Surabaya PT Bina Ilmu, 1991), 70.
[3] Nizar, Filsafat Pendidikan ..., 25.
[4] Khoiron Rosyadi, Pendidikan Profetik (Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset, 2004), 147.
[5] Nizar, Filsafat Pendidikan ..., 26.
[6] Basuki Dan Miftahul Ulum, Pengantar Ilmu Pendidikan Islam (Ponorogo : STAIN Po Press, 2007), 9-10.
[7] Rosyadi, Pendidikan ..., 149.




MATERI TERKAIT:

Judul: KONSEP TARBIYAH DALAM PENDIDIKAN ISLAM
Rating Blog: 5 dari 5
Ditulis oleh : mas mahmud
Terima kasih, Anda telah berkunjung di blog ini dan membaca makalah KONSEP TARBIYAH DALAM PENDIDIKAN ISLAM. Jika ingin menyalin harap ditulis ulang dengan gaya bahasa sendiri atau menyertakan link URL ini : http://mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com/2013/04/konsep-tarbiyah-dalam-pendidikan-islam.html, Terima kasih atas perhatiannya.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger