SELAMAT DATANG di blog "mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com", SEMOGA BERMANFAAT apa-apa yang kami tuliskan di sini ...,"Selamat Berkarya", Semoga Tuhan Merahmati Kehidupan Kita Dengan Kesehatan, Cinta Yang Mendamaikan, Rezeki Yang Penuh Berkah, Dalam Usia Yang Panjang Dan Bahagia. Aamiin. "

PENGORGANISASIAN DAN PENGENDALIAN PEMASARAN


BAB II
PENGORGANISASIAN DAN PENGENDALIAN PEMASARAN


A.  Pengertian Manajemen Pemasaran
Pemasaran adalah suatu proses dan manajeral yang membuat individu atau kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan dan mempertukarkan produk yang bernilai kepada pihak lain atau segala kegiatan yang menyangkut penyampaian produk atau jasa mulai dari produsen sampai konsumen. American Marketting Association (AMA) mendefinisikan pemasaran adalah proses perencanaan dan pelaksanaan rencana penetapan harga, promosi dan distribusi dari ide-ide, barang-barang dan jasa-jasa individual dan organisasional.[1]
Peranan pemasaran saat ini tidak hanya menyampaikan produk atau jasa hingga tangan konsumen tetapi juga bagaimana produk atau jasa tersebut dapat memberikan kepuasan kepada pelanggan dengan menghasilkan laba. Sasaran dari pemasaran adalah menarik pelanggan baru dengan menjanjikan nilai superior, menetapkan harga menarik, mendistribusikan produk dengan mudah, mempromosikan secara efektif serta mempertahankan pelanggan yang sudah ada dengan tetap memegang prinsip kepuasan pelanggan.
Manajemen pemasaran adalah suatu usaha untuk merencanakan, mengimplementasikan (yang terdiri dari kegiatan mengorganisaikan, mengarahkan, mengkoordinir) serta mengawasi atau mengendalikan kegiatan pemasaran dalam suatu organisasi agar tercapai tujuan organisasi secara efesien dan efektif.[2]
B.  Pengorganisasian Pemasaran
1. Pengertian Pengorganisasian Pemasaran
Pengorganisasian adalah proses membagi kerja ke dalam komponen-komponen yang dapat dikelola dan mengorganisasikan hasil-hasil agar tercapai tujuan. Organisasi adalah kumpulan orang dalam pembagian kerja yang bekerja bersama untuk mencapai tujuan bersama.[3]
Pengorganisasian kegiatan pemasaran, yaitu : Proses menciptakan hubungan antara fungsi personalia dan factor fisik (sarana), agar kegiatan pemasaran yang harus dilaksanakan bisa mancapai tujuan yang benar, meliputi : pembagian kerja, wewenang, tanggung jawab dan pelaporan kerja.
Tujuan pengorganisasian pemasaran adalah agar setiap orang di dalam organisasi bertanggung jawab dalam melaksanakan kegiatan pemasaran yang telah dibebankan kepadanya, sehingga tidak overlapping pekerjaan.[4]
      2. Macam-macam Organisasi Pemasaran
          Bentuk umum dalam departemen pemasaran yang modern, antara lain :[5]
a.  Organisasi fungsional dimana berbagai aktivitas pemasaran yang berbeda dikepalai oleh spesialis fungsional : manajemen penjualan, periklanan, riset pemasaran, pelayanan terhadap pelanggan, manajemen produk baru.
b.  Organisasi geografik, dimana karyawan bagian penjualan dan pemasaran diberi tugas di negara, wilayah atau distrik tertentu.
c.  Organisasi manajemen produk, karyawan ini mengembangkan pemasaran dan strategi lengkap untuk produk atau merk tertentu, bila perusahaan ini mempunyai banyak produk atau merk yang amat berbeda.
d.  Bila firma yang menjual satu lini produk kepada banyak tipe pasar berbeda yang mempunyai organisasi manajemen pasar. Manajer ini bertanggung jawab untuk mengembangkan rencana jangka panjang dan tahunan untuk keunggulan utama dari sistem ini adalah bahwa perusahaan diorganisasikan di sekitar kebutuhan spesifik segmen pelanggan.

C.  Pengendalian Pemasaran
1. Pengertian Pengendalian Pemasaran
Pengendalian / Evaluasi kegiatan pemasaran adalah usaha memberikan petunjuk pada para pelaksana agar mereka selalu bertindak sesuai dengan rencana. meliputi :
a.   Penentuan Standard
b.   Supervisi kegiatan atau pemeriksaan
c.   Perbandingan hasil dengan Standard
d.   Kegiatan mengkoreksi Standard.[6]
Kegiatan pengendalian/ evaluasi diatas dapat dikelompokkan dua macam :
a.   Pengendalian operacional termasuk memeriksa kinerja yang sedang berlangsung terhadap rencana tahunan dan mengambil tindakan perbaikan kalau perlu. Tujuannya adalah memastikan bahwa perusahaan mencapai penjualan, laba, dan sasaran lain yang ditetapkan dalam rencana tahunannya. Kegiatan ini juga mencakup penentuan produk, wilayah, pasar dan saluran yang berbeda yang dapat mendatangkan laba.
b.   Pengendalian strategik meliputi pengamatan apakah strategi dasar perusahaan sesuai dengan peluang yang terbuka. Strategi dan program pemasaran dapat ketinggalan zaman dalam waktu singkat dan setiap perusahaan harus secara periodik menilai ulang pendekatan terhadap pasar secara keseluruhan.[7]

2. Langkah-langkah Pengendalian Pemasaran
Pengendalian  pemasaran merupakan lanjutan yang  wajar dari perencanaan,  organisasi  dan pelaksanaan  pemasaran. Meskipun sistem pengendalian harus dibuat  sesuai dengan situasi yang khusus, tetapi sistem pengendalian mengikuti proses dasar yang sama, biasanya mengikuti enam langakah sebagai berikut :
•    Menentukan apa yang dikendalikan
•    Menetapkan standar
•    Mengukur kinerja
•    Membandingkan kinerja dengan standar
•    Menentukan alasan penyimpangan
•    Melakukan tindakan koreksi
.[8]

Umpan balik dari evaluasi keefektifan strategi pemasaran kemungkinan berpengaruh pada fase lain dalam proses manajemen pemasaran strategis. Sistem pengendalian yang dirancang baik akan mencakup umpan balik dari informasi pengendalian untuk individu atau kelompok yang membentuk aktivitas yang terkendali. Sistem umpan balik secara sederhana mengukur keluaran dari proses dan menjadikan masukan dari tindakan korektif untuk memperoleh keluaran yang diinginkan. Konsekuensi dari penggunaan sistem pengendalian umpan balik adalah bahwa keberlangsungan kinerja yang tidak memuaskan sampai kesalahan fungsi ditemukan. Salah  satu teknik untuk mengurangi masalah yang berhubungan dengan pengendalian umpan balik adalah pengendalian umpan ke depan. Sistem umpan ke depan memantau masukan ke dalam sebuah proses untuk memastikan apakah masukan sesuai dengan yang direncanakan, jika tidak maka masukan atau mungkin proses diubah agar memperoleh hasil yang diinginkan.[9]
3.    Jenis Pengendalian Pemasaran
Terdapat 3 jenis pengendalian yang dapat dilakukan dalam pemasaran sebagai feedback. Ketiga jenis tersebut adalah:
a. Pengendalian rencana tahunan adalah tugas untuk memastikan perusahaan telah mencapai sasaran penjualan, laba dan sasaran lainnya dimana dilakukan dengan cara menyatakan sasaran yang terdefinisi, ukuran kinerja, menentukan penyebab kegagalan, dan memilih tindakan perbaikan antara sasaran dan kinerja.
  1. Pengendalian profitabilitas adalah tugas pengukuran profitabilitas aktual dari berbagai produk, kelompok pelanggan, saluran distribusi, dan besarnya pesanan, sehingga diperlukan analisa profitabilitas pemasaran.
  2. Pengendalian strategis merupakan tugas untuk mengevaluasi apakah strategi pemasaran sesuai dengan kondisi pasar saat ini, sehingga diperlukan suatu alat yaitu audit pemasaran.[10]

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan:
1.   Manajemen pemasaran adalah suatu usaha untuk merencanakan, mengimplementasikan (yang terdiri dari kegiatan mengorganisaikan, mengarahkan, mengkoordinir) serta mengawasi atau mengendalikan kegiatan pemasaran dalam suatu organisasi agar tercapai tujuan organisasi secara efesien dan efektif.
2.  Pengorganisasian kegiatan pemasaran, yaitu : Proses menciptakan hubungan antara fungsi personalia dan factor fisik (sarana ), agar kegiatan pemasaran yang harus dilaksanakan bisa mancapai tujuan yang benar, meliputi : pembagian kerja, wewenang, tanggung jawab dan pelaporan kerja.
3.  Pengendalian/ Evaluasi kegiatan pemasaran adalah usaha memberikan petunjuk pada para pelaksana agar mereka selalu bertindak sesuai dengan rencana. Meliputi; Penentuan Standard, Supervisi kegiatan atau pemeriksaan, Perbandingan hasil dengan Standard, dan Kegiatan mengkoreksi Standard.



DAFTAR PUSTAKA

Aneraga, Pandji. Pengelolaan Bisnis Dalam Era Globalisasi. Jakarta : Rineka Cipta. 2007.

http://amikom.ac.id/research/index.php/AKM/article/view/1092

http://belajarmanagement.wordpress.com/2009/05/26/3-jenis-pengendalian-pemasaran.

http://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:OsaB25UKB3QJ:shinta.lecture.ub.ac.id/files/2009/02/bab-
http://groupmustofa.blogspot.com/
http://mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com/2012/08/pengorganisasian-dan-pengendalian.html

[1]  Pandji Aneraga, Pengelolaan Bisnis Dalam Era Globalisasi (Jakarta : Rineka Cipta, 2007), 181-182.
http://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:OsaB25UKB3QJ:shinta.lecture.ub.ac.id/files/2009/02/bab-1.manajemen pemasaran BAB I, diakses Senin, 13 Juni 2011.

[3] http://groupmustofa.blogspot.com/ diakses pada 18 April 2010 pukul 09:45.
[4]http://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:OsaB25UKB3QJ:shinta.lecture.ub.ac.id/files/2009/02/bab-1.manajemen pemasaran BAB I, diakses Senin, 13 Juni 2011.
[5] Ibid.
[6] Ibid.
[7] Ibid.
[8] http://amikom.ac.id/research/index.php/AKM/article/view/1092
[9] Ibid.
[10]http://belajarmanagement.wordpress.com/2009/05/26/3-jenis-pengendalian-pemasaran.



MATERI TERKAIT:

Judul: PENGORGANISASIAN DAN PENGENDALIAN PEMASARAN
Rating Blog: 5 dari 5
Ditulis oleh : mas mahmud
Terima kasih, Anda telah berkunjung di blog ini dan membaca makalah PENGORGANISASIAN DAN PENGENDALIAN PEMASARAN. Jika ingin menyalin harap ditulis ulang dengan gaya bahasa sendiri atau menyertakan link URL ini : http://mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com/2012/08/pengorganisasian-dan-pengendalian.html, Terima kasih atas perhatiannya.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger