السلام عليكم ورحمة الله وَبَرَكَاتهُ
بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم
Sahabat-sahabatku yang dirahamti Allah
Setiap orang selalu ingin mempunyai tabungan. Bahkan orangtua pun selalu berusaha sekuat tenaga untuk menabung demi masa depan anaknya, dan tidak sedikit orangtua sudah mempunyai tabungan untuk anaknya sampai dengan sekolah S2 padahal anaknya masih berumur 2 tahun.
Sebenarnya menyiapkan masa depan anak bukan dengan jaminan tercukupinya dana. Seharusnya, anak diberi bekal kemandirian, semangat berjuang dan keahlian yang dibutuhkan di masa depan. Persiapkanlah anak untuk berani dan mampu menjalankan kehidupannya di masa yang akan datang.
Menabung memang sudah dianggap sebagai budaya yang sangat positif. Orang tua sangat senang apabila tabungan anaknya berlimpah. Para guru di sekolah akan memberikan tepuk tangan bila ada murid yang saldo tabungan sekolahnya cukup tinggi. Apalagi anak-anak, mungkin mereka akan memamerkan tabungannya itu kepada teman-temannya.
Apakah tidak boleh menabung? Tentu boleh. Tetapi di era yang masih banyak orang melarat dan hidup susah, anjuran menabung seharusnya ditujukan untuk kepentingan AKHIRAT.
Anjurkan anak-anak kita untuk bersedekah, itu tabungan yang akan menyelamatkan kehidupannya di akhirat. Karena sedekah bisa membuat orang lain ceria, bahagia dan lain sebagaianya.
Bukankah kehidupan akhirat jauh lebih penting dari kehidupan dunia?
Mari mulai menabung untuk keceriaan orang lain, jangan egois dan jangan terlalu mengkhawatirkan masa depan Anda.
Tabungan yang membahagiakan orang lain akan membahagiakan kehidupan Anda di kehidupan yang abadi …
Semoga kita termasuk hamba Allah yang bijak dan pandai menabung bukan saja utk kepentingan duniawi tetapi yg lebih diutamakan lagi tabungan utk kepentingan UKHRAWI yg pasti kita alami kelak dalam rahmah dan ridha Allah Ta’aalaa. Aamiin… .
Sign up here with your email

ConversionConversion EmoticonEmoticon