SELAMAT DATANG di blog "mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com", SEMOGA BERMANFAAT apa-apa yang kami tuliskan di sini ...,"Selamat Berkarya", Semoga Tuhan Merahmati Kehidupan Kita Dengan Kesehatan, Cinta Yang Mendamaikan, Rezeki Yang Penuh Berkah, Dalam Usia Yang Panjang Dan Bahagia. Aamiin. "

PERKEMBANGAN KOGNITIF PADA MASA ANAK-ANAK AWAL

Oleh  Rizka Maria Ulfa

A.     Pengertian Perkembangan Kognitif

Manusia secara terus menerus berkembang atau berubah dipengaruhi oleh pengalaman atau belajar sepanjang hidupnya. Perkembangan berlangsung secara terus menerus sejak masa konsepsi sampai mencapai kematangan atau masa tua. Setiap aspek perkembangan individu baik fisik, emosi, intelegensi maupun kemampuan sosial kesemuanya itu saling mempengaruhi.[1]
Kemampuan kognitif merupakan suatu yang fundamental dan membimbing tingkah laku anak. Kunci untuk memahami tingkah laku anak terletak pada pemahaman bagaimana pengetahuan tersebut terstruktur dalam berbagai aspeknya.
Anak secara aktif menciptakan pengetahuan dalam arti anak tidak hanya menerima pengetahuan secara pasif dari lingkungannya. Dan menurut Piagiet, perkembangan kognitif (intelegensi) itu meliputi empat tahap, yaitu periode sensorimotor, pra-operasional, operasi konkrit dan operasi formal.[2]
Kognitif merupakan sinonim dari kecerdasan dan intelegensi. Kognitif adalah pengertian yang luas mengenai berfikir dan mengamati, atau tingkah laku yang mengakibatkan orang memperoleh pengertian atau yang dibutuhkan untuk menggunakan pengertian.[3]
Adapun perkembangan biasa diartikan sebagai proses perubahan yang di dalamnya terjadi pentahapan secara terus menerus dan berkelanjutan.
Jadi, secara umum dapat dikatakan bahwa perkembangan kognitif adalah suatu proses perubahan pola berpikir seseorang sesuai dengan tahap perkembangannya. Dan dalam perkembangan kognitif inilah seseorang dapat mengeluarkan pikiran dan pendapatnya secara bebas sesuai dengan ciri-ciri perkembangan yang terjadi pada dirinya.

B.    Perkembangan Kognitif Pada Masa Anak-Anak Awal

Periode awal anak-anak berlangsung dari umur 2 sampai 6 tahun. Masa ini dimulai sebagai penutup masa bayi dan berakhir di sekitar usia masuk sekolah dasar. Dan pada masa ini pula orang tua mulai merasakan kesulitan seperti anak sering bandel dan keras kepala, lebih suka bermain, belajar berkelompok, menjelajah dan bertanya, serta usia meniru dan kreatif.[4]
Pada masa anak-anak awal yaitu usia 2-6 tahun, tahap inilah yang dimaksud Piagiet sebagai periode pra-operasional, yaitu tahapan dimana anak belum mampu menguasai operasi mental secara logis.
Yang dimaksud operasi di sini adalah kegiatan-kegiatan yang diselesaikan secara mental bukan fisik. Pada masa ini anak mulai memperhatikan hal-hal yang tadinya tidak diperhatikan. Dengan demikian anak tidak lagi bingung kalau menghadapi benda-benda, situasi atau orang-orang yang memiliki unsur yang sama.[5]
Tahap operasional ini dimulai dengan penguasaan bahasa yang sistematis, permainan simbolis, imitasi serta bayangan dalam mental. Semua proses ini menunjukkan bahwa anak sudah mampu untuk melakukan tingkah laku simbolis dan tidak lagi mereaksi begitu saja terhadap stimulus-stimulus melainkan ada suatu aktifitas internal. Anak mampu menimbulkan situasi-situasi yang tidak langsung ada dan mengadakan representasi dunia pada tingkatan yang konkrit.[6]
Piagiet membagi perkembangan kognitif ini dalam dua bagian yaitu :
1.  Umur 2-4 tahun, dicirikan oleh perkembangan pemikiran simbolis yaitu kemampuan mewakili sesuatu dengan bahasa atau isyarat tertentu.
2.  Umur 4-7 tahun, dicirikan oleh perkembangan intuitif yaitu persepsi langsung akan dunia luar tanpa dinalar terlebih dahulu.[7]
Meskipun berpikir melalui simbol ini dipandang lebih maju dari berpikir periode sensorimotor, namun kemampuan berpikir ini masih mengalami keterbatasan. Yang menjadi karakteristik periode ini yaitu :
1.  Mampu berpikir menggunakan simbol.
2.  Berpikirnya masih dibatasi oleh persepsinya dan bersifat memusat pada satu objek dalam waktu yang sama.
      3.   Berpikirnya masih kaku, tidak fleksibel, terfokus pada keadaan awal atau akhir saja. 
    4.   Anak sudah mulai mengerti dasar-dasar mengelompokkan sesuatu seperti warna dan bentuk.[8]

DAFTAR PUSTAKA
Yusuf, Syamsu. Psikologi Perkembangan Anak Dan Remaja. Bandung : PT Remaja Rosda Karya, 2005.
Monks, F.J Dkk., Psikologi Perkembangan Pengantar Dalam Berbagai Bagiannya. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2006.
Rochmah, Elfi Yuliani. Psikologi Perkembangan. Ponorogo : STAIN Ponorogo Press, 2005.
http://mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com/2013/11/perkembangan-kognitif-pada-masa-anak.html





[1] Syamsu Yusuf, Psikologi Perkembangan Anak Dan Remaja ( Bandung : PT Remaja Rosda Karya, 2005), 17.
[2] Ibid., 4-6.
[3] F.J Monks Dkk., Psikologi Perkembangan Pengantar Dalam Berbagai Bagiannya (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2006), 208.
[4] Elfi Yuliani Rochmah, Psikologi Perkembangan (Ponorogo : STAIN Ponorogo Press, 2005), 142.
[5] Monks Dkk., Psikologi ..., 165.
[6] Monks, Psikologi ..., 221.
[7] Rochmah, Psikologi ..., 147.
[8] Ibid., 148.

MATERI TERKAIT:

Judul: PERKEMBANGAN KOGNITIF PADA MASA ANAK-ANAK AWAL
Rating Blog: 5 dari 5
Ditulis oleh : mas mahmud
Terima kasih, Anda telah berkunjung di blog ini dan membaca makalah PERKEMBANGAN KOGNITIF PADA MASA ANAK-ANAK AWAL. Jika ingin menyalin harap ditulis ulang dengan gaya bahasa sendiri atau menyertakan link URL ini : http://mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com/2013/11/perkembangan-kognitif-pada-masa-anak.html, Terima kasih atas perhatiannya.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger