SELAMAT DATANG di blog "mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com", SEMOGA BERMANFAAT apa-apa yang kami tuliskan di sini ...,"Selamat Berkarya", Semoga Tuhan Merahmati Kehidupan Kita Dengan Kesehatan, Cinta Yang Mendamaikan, Rezeki Yang Penuh Berkah, Dalam Usia Yang Panjang Dan Bahagia. Aamiin. "

MATERI METODE PENELITIAN PENGERTIAN PENELITIAN KUANTITATIF DAN KUALITATIF, SEJARAH, CIRI METODE PENELITIAN POSITIVISTIK DAN KUALITATIF, JENIS PENELITIAN KUALITATIF

A.     Pengertian Penelitian Kuantitatif

                   Pengertian Penelitian Kualitatif

  v Menurut Imran Arifin (1996), Penelitian    Kuantitatif  adalah penelitian yang mempunyai paradigma penelitian yang bercirikan : positivistik, hipotetik deduktif, surface behavior dan partikulastik.
 v  Penelitian Kualitatif adalah model penelitian yang berusaha menyajikan kebenaran realitas sosial dengan lebih banyak menggunakan pendekatan induktif. Data dalam penelitian ini berbentuk kata, kalimat, skema dan berbagai gambar yang menyimpan informasi berkaitan dengan suatu fenomena atau kejadian-kejadian yang unik terkait dengan perilaku manusia.
v  Sementara itu, menurut Sutopo (1991:2) penelitian kuantitatif adalah model penelitian yang lebih menekankan kebenaran realitas sosial objektif, external perspective atau dengan kata lain penelitian kuantitatif lebih cenderung menggunakan pendekatan deduktif dalam menjelaskan realitas sosial.
 v  Bogdan dan Taylor (dalam Lexy J. Moleong, 3 : 1999) mendefinisikan metodologi kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati.
B.    Sejarah Penelitian Kuantitatif
        Sejarah Penelitian Kualitatif

v  Metodologi penelitian kuantitatif statistik bersumber dari wawasan filsafat positivisme Comte, yang menolak metafisik dan teologik, atau setidak-tidaknya mendudukkan metafisik dan teologik sebagai hal yang primitif.
 v  Metodologi penelitian kualitatif bersumber dari wawasan filsafat fenomologi Weber, yang beranggapan bahwa perilaku manusia dalam situasi tertentu mempunyai makna (verstehen) dan keunikan yang bersifat subjektif. Oleh karena itu, dalam memahami perilaku manusia harus dilihat dari pandangan sikap pelaku.
v  Emile Durkheim merupakan salah satu tokoh yang menghasilkan karya klasik yang menjadi tumpuan teori positivistik. Ia berpendapat bahwa fakta sosial merupakan konsep yang memiliki realitas empiris dalam imajinasi individu.
v  Metode ini menolak kecenderungan positivistik yang berpegang teguh pada sebab akibat.

v  Metode penelitian kualitatif didasari aliran filsafat naturalistik, humanistik dan fenomologik.
C.    Ciri Metode Penelitian Kuantitatif (Positivistik)

     Ciri Metode Penelitian Kualitatif
v  Cenderung menganggap manusia bersifat pasif dan menganggap bahwa perubahan terjadi karena adanya faktor eksternal.
v  Menjadikan setting alamiah (natural setting) sebagai sumber data langsung dan peneliti adalah instrumen pokok dalam penggalian data.
v  Kebenaran dapat ditemukan jika peneliti mengambil jarak dengan objek yang ditelitinya.
v  Bersifat deskriptif, menjelaskan gejala sebuah fenomena atau realitas sosial, tidak membandingkan data atau menghubungkan.
v  Perilaku manusia adalah nyat, dapat diamati, diukur melalui variabel, indikator yang telah ditentukan dan dapat diramalkan.
v  Para peneliti lebih menaruh perhatian terhadap proses daripada hasil.
v  Memandang adanya keteraturan dalam realitas sosial dan dalam perilaku manusia, meskipun keteraturan tersebut bersifat probabilistik.
v  Para peneliti lebih cenderung menganalisis data mereka secara induktif.
v  Peneliti memulai dengan suatu kerangka teoritis, merumuskan hipotesis dan secara logis mereduksi apa dan bagaimana seharusnya jika hasil penelitian itu hipotesanya benar.
v  Perhatian utamanya pada makna (verstehen).
v  Untuk menguji hipotesis harus mengoperasikan variabel yang terkandung dalam hipotesis dan mengujinya secara logis dan empiris.

v  Pengetahuan dapat disebut jika penjelasannya dapat diamati oleh setiap orang melalui indera.

v  Unsur terpenting dalam pendekatan positivistik (objektif) adalah adanya eksplanasi atau penjelasan.




     D.     Jenis Penelitian Kualitatif



v  Menurut Sutopo, jenis penelitian yang termasuk kategori penelitian kualitatif diantaranya adalah penelitian evaluasi, penelitian paedagogis, penelitian aksi (action research), etnografi, studi kasus dan pendekatan kritik seni.

v  Menurut Noeng Muhadjir, ada sejumlah nama yang digunakan para ahli untuk menyebut metodologi penelitian kualitatif diantaranya adalah grounded research, ethnometodologi, paradigma naturalistik, interaksi simbolik semiotik, fenomologik, heuristik, hermeneutik atau holistik.

Sumber : Metodologi Penelitian 
http://mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com/2013/05/materi-metode-penelitian-pengertian.html


MATERI TERKAIT:

Judul: MATERI METODE PENELITIAN PENGERTIAN PENELITIAN KUANTITATIF DAN KUALITATIF, SEJARAH, CIRI METODE PENELITIAN POSITIVISTIK DAN KUALITATIF, JENIS PENELITIAN KUALITATIF
Rating Blog: 5 dari 5
Ditulis oleh : mas mahmud
Terima kasih, Anda telah berkunjung di blog ini dan membaca makalah MATERI METODE PENELITIAN PENGERTIAN PENELITIAN KUANTITATIF DAN KUALITATIF, SEJARAH, CIRI METODE PENELITIAN POSITIVISTIK DAN KUALITATIF, JENIS PENELITIAN KUALITATIF . Jika ingin menyalin harap ditulis ulang dengan gaya bahasa sendiri atau menyertakan link URL ini : http://mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com/2013/05/materi-metode-penelitian-pengertian.html, Terima kasih atas perhatiannya.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger