SELAMAT DATANG di blog "mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com", SEMOGA BERMANFAAT apa-apa yang kami tuliskan di sini ...,"Selamat Berkarya", Semoga Tuhan Merahmati Kehidupan Kita Dengan Kesehatan, Cinta Yang Mendamaikan, Rezeki Yang Penuh Berkah, Dalam Usia Yang Panjang Dan Bahagia. Aamiin. "

METODE MENGAJAR DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM


A.        Pengertian Metode Mengajar

Istilah metode mengajar terdiri dari dua kata yaitu “metode” dan “mengajar”. Metode atau methode berasal dari bahasa Yunani (Greek) yaitu methat-hodos. Metha berarti melalui, melewati dan hodos berarti jalan atau cara.
Metode berarti tujuan tertentu. Sedangkan istilah mengajar berasal dari kata “ajar”dengan awalan “me” menjadi “mengajar” yang berarti “menyajikan” atau “menyampaikan”.
Jadi “metode mengajar” berarti suatu cara yang harus dilalui untuk mencapai bahan pengajaran agar tercapai tujuan pengajaran.[1]
Menurut As Syaibaniy, metode adalah segala segi kegiatan yang terarah yang dikerjakan oleh guru dalam rangka kemestian-kemestian mata pelajaran yang diiajarkannya, ciri-ciri perkembangan murid-muridnya dan suasana alam sekitarnya, dengan maksud menolong murid-muridnya mencapai proses belajar yang diinginkan dan perubahan yang dikehendaki pada tingkah laku mereka, lalu menolong mereka memperoleh maklumat pengetahuan, ketrampilan, sikap, minat dan nilai-nilai yang diinginkan.[2]

B.        Asas-asas Metode Pendidikan Islam

Secara umum asas-asas metode pendidikan Islam adalah :

1.     Asas agama, yaitu prinsio-prinsip, asas-asas dan fakta-fakta umum yang diambil dari sumber asasi ajaran Islam yakni  Al Qur'an dan sunnah Rasul.
2.     Asas biologis, yaitu dasar yang mempertimbangkan usia peserta didik.
3.   Asas psikologis, yaitu prinsip yang lahir di atas pertimbangan kekuatan psikologis, seperti motivasi, bakat, kecakapan akal dan lain-lain.
4.   Asas sosial, yaitu asas yang bersumber dari kehidupan sosial manusia seperti tradisi, harapan dan tuntutan kehidupan yang senantiasa maju dan berkembang.[3]

C.        Karakteristik Metode Pendidikan Islam

Metode pendidikan Islam memiliki  karakteristik sebagai berikut :

1.    Keseluruhan proses penerapan metode pendidikan Islam tetap didasarkan pada nilai-nilai asasi Islam sebagai ajaran yang universal.
2.   Proses pembentukan, peran dan pengembangannya tetap tidak dapat dipisahkan dengan konsep al akhlakul karimah sebagai tujuan tertinggi dari pendidikan Islam.
3.     Metode pendidikan Islam bersifat luwes dan fleksibel.
4.     Metode pendidikan Islam berusaha menyeimbangkan antara teori dan praktek.
5.  Menekankan kebebasan peserta didik untuk berkreasi dan mengambil prakarsa dalam batas-batas kesopanan dan al akhlakul karimah.
6.     Dari segi pendidik, lebih menekankan nilai-nilai keteladanan dan kebebasan pendidik dalam menggunakan dan mengkombinasikan berbagai metode pendidikan.
7.  Berupaya menciptakan situasi dan kondisi yang memungkinkan bagi terciptanya interaksi yang kondusif.
8.     Merupakan usaha untuk memudahkan proses pengajaran dalam mencapai tujuannya secara efektif dan efisien.[4]

D.        Bentuk Pendekatan Metode Pendidikan Islam

Dalam metode pendidikan Islam terdapat berbagai pendekatan agar pendidikan diterima oleh objek pendidikan, diantaranya yaitu :

1.  Pendekatan religius, yang menitik beratkan kepada pandangan bahwa manusia adalah makhluk yang berjiwa religius dengan bakat-bakat keagamaan.
2.   Pendekatan filosofis, yang memandang bahwa manusia adalah makhluk rasional, sehingga perkembangannya didasarkan pada kemampuan berfikirnya.
3. Pendekatan sosio-cultural, yaitu pandangan bahwa manusia adalah makhluk bermasyarakat yang berkebudayaan. Sehingga proses pendidikan dan individunya dipengaruhi oleh lingkungan masyarakat dan perkembangan kebudayaan.
4.   Pendekatan scientific, yaitu manusia memiliki kemampuan menciptakan (kognitif), berkemauan (konatif), dan merasa (emosional/ affektif).[5]

E.        Jenis-jenis Metode Pendidikan Islam

Suatu metode harus disesuaikan dengan tujuan yang ingin dicapai. Berbeda tujuan berbeda pula pencapaiannya. Begitu juga dengan metode pendidikan, berbeda pelajaran berbeda pula metode yang dipakai.
Berbagai jenis metode dalam pendidikan Islam  diantaranya :

1.     Metode ceramah

Metode ceramah adalah sebuah bentuk interaksi melalui penerangan dan penuturan secara lisan oleh guru / pendidik terhadap murid. Hal ini dilakukan apabila dalam waktu yang relatif singkat masih dapat disampaikan bahan sebanyak-banyaknya.

2.     Metode tanya jawab

Metode tanya jawab adalah cara penyampaian pelajaran dengan jalan guru mengajukan pertanyaan dan murid memberikan jawaban. Penggunaan metode ini diharapkan terjadi dialog antara guru dan murid sehingga dapat mengenal Pancasila-engetahuan, merangsang minat dan perhatian murid.

3.     Metode diskusi

Metode diskusi adalah sebuah cara dengan mendiskusikan bahan pelajaran sehingga menimbulkan pengertian, pemahaman serta perubahan tingkah laku murid. Hal ini dimaksudkan untuk merangsang murid untuk berfikir dan mengemukakan pendapat sendiri.

4.     Metode demonstrasi dan eksperimen

Metode demonstrasi dan eksperimen adalah suatu metode mengajar dimana seorang guru meminta pada murid untuk memperlihatkan pada seluruh kelas tentang suatu proses atau suatu kaifiyah melakukan sesuatu.
            Dalam pendidikan agama tidak semua masalah atau materi agama dapat didemonstrasikan, misalnya masalah aqidah, keimanan kepada Allah SWT, malaikat, surga dan neraka, tentunya tidak mungkin menggunakan metode demonstrasi dan eksperimen. Biasanya metode ini banyak digunakan dalam bidang ibadah dan akhlak.

5.     Metode pemberian tugas belajar

Metode ini disebut juga metode pekerjaan rumah (PR) yaitu metode dimana anak diberi tugas khusus (berhubungan dengan pelajaran) di luar jam-jam pelajaran. Murid dapat mengerjakan tugasnya di perpustakaan, laboratorium dan lain-lain.

6.     Metode karyawisata

Metode karyawisata adalah metode dimana murid di bawah bimbingan guru mengunjungi tempat-tempat tertentu dengan tujuan untuk belajar. Dalam perjalanan banyak hal tertentu yang dapat dipelajari oleh murid, misalnya pengenalan dan penamaan keimanan terhadap kekuasaan Allah SWT dalam penciptaan alam semesta. Dan murid juga memperoleh wawasan luas yang diperoleh dari pengetahuan luar.[6]

DAFTAR PUSTAKA

Basuki Dan Ulum, Miftahul. Pengantar Ilmu Pendidikan Islam. Ponorogo  : STAIN Po Press, 2007.
Nizar, Samsul. Filsafat Pendidikan Islam: Pendekatan Historis, Teoritis Dan Praktis. Jakarta: Ciputat Press, 2002.
Rosyadi, Khoirun. Pendidikan Profetik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset, 2004.
Zuhairini Dkk. Metodologi Pendidikan Agama. Solo : Ramadhani, 1993.
http://mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com/2013/04/metode-mengajar-dalam-perspektif.html



[1] Zuhairini Dkk, Metodologi Pendidikan Agama (Solo : Ramadhani, 1993), 66.
[2] Khoirun Rosyadi, Pendidikan Profetik (Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset, 2004), 211.
[3] Samsul Nizar, Filsafat Pendidikan Islam: Pendekatan Historis, Teoritis Dan Praktis (Jakarta: Ciputat Press, 2002), 68.
[4] Ibid., 70-71.
[5] Basuki Dan Miftahul Ulum, Pengantar Ilmu Pendidikan Islam (Ponorogo : STAIN Po Press, 2007), 141.
[6] Zuhairini Dkk, Metodologi Pendidikan Agama (Solo : Ramadhani, 1993), 



MATERI TERKAIT:

Judul: METODE MENGAJAR DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM
Rating Blog: 5 dari 5
Ditulis oleh : mas mahmud
Terima kasih, Anda telah berkunjung di blog ini dan membaca makalah METODE MENGAJAR DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM. Jika ingin menyalin harap ditulis ulang dengan gaya bahasa sendiri atau menyertakan link URL ini : http://mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com/2013/04/metode-mengajar-dalam-perspektif.html, Terima kasih atas perhatiannya.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger