SELAMAT DATANG di blog "mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com", SEMOGA BERMANFAAT apa-apa yang kami tuliskan di sini ...,"Selamat Berkarya", Semoga Tuhan Merahmati Kehidupan Kita Dengan Kesehatan, Cinta Yang Mendamaikan, Rezeki Yang Penuh Berkah, Dalam Usia Yang Panjang Dan Bahagia. Aamiin. "

KONSEP DASAR EVALUASI Pengertian Pengukuran, Penilaian, Evaluasi Dan Jenis-jenis Evaluasi


A.     Pengertian Pengukuran

Secara bahasa, pengukuran dalam bahasa Inggris dikenal dengan measurement dan dalam bahasa Arab dikenal dengan muqayasah yaitu kegiatan yang dilakukan untuk mengukur sesuatu.[1]
Sedangkan secara  istilah pengukuran adalah pemberian angka kepada suatu atribut atau karakteristik tertentu yang dimiliki oleh orang, hal atau objek tertentu menurut aturan atau formulasi yang jelas.
Sejalan dengan pengertian tersebut, Haryati mendefinisikan pengukuran dengan proses pemberian angka atau usaha untuk memperoleh numeric dari suatu tingkatan dimana seorang peserta didik telah mencapai karakteristik tertentu.
Pengukuran ini berkaitan erat dengan proses pencarian atau penentuan nilai kuantitatif.[2] Yang juga dulu telah dikemukakan oleh Campbell seperti yang dikutip oleh Ivor bahwa pengukuran adalah angka-angka (numerals) kepada objek ataupun kejadian dengan cara yang mengikuti suatu peraturan tertentu.[3]

B.    Pengertian Penilaian

Secara bahasa, penilaian berakar dari kata “nilai” yang dalam bahasa Inggris “value”, dan dalam bahasa Arab biasa disebut dengan “al-qimah”
Sedangkan secara istilah, penilaian berarti menilai sesuatu. Sedangkan menilai mengandung arti mengambil keputusan terhadap sesuatu berdasarkan diri atau berpegang pada ukuran baik atau buruk, sehat atau sakit, pandai atau bodoh dan sebagainya.[4]
Sedangkan dalam pengertian lain, penilaian adalah penerapan berbagai cara dan penggunaan beberapa alat. Dimana penilaian ini merupakan istilah umum dan mencakup semua metode yang biasa dipakai untuk mengetahui keberhasilan belajar siswa dengan cara menilai unjuk kerja individu peserta didik atau kelompok.[5]

C.    Pengertian Evaluasi

Secara bahasa, kata evaluasi berasal dari bahasa Inggris yaitu evaluation dan dalam bahasa Arab al-taqdir dan dalam bahasa Indonesia berarti penilaian.[6]
Sedangkan menurut istilah, evaluasi adalah kegiatan identifikasi untuk melihat apakah suatu program yang telah direncanakan sudah tercapai atau belum, berharga atau tidak berharga, juga dapat melihat tingkat efisiensi pelaksanaannya.[7]
Menurut Bloom seperti yang dikutip oleh Daryanto, evaluasi adalah pengumpulan kenyataan secara sistematis untuk menetapkan apakah dalam kenyataannya terjadi perubahan dalam diri siswa dan menetapkan sejauh mana tingkat perubahan dalam pribadi siswa.[8]
Menurut Stufflebeam, evaluasi merupakan proses menggambarkan, memperoleh serta menyajikan informasi yang berguna untuk menilai alternatif yang ditentukan.[9]
Demikian juga pengertian lain dari evaluasi adalah penentuan kesesuaian antara penampilan (unjuk kerja) dengan tujuan serta pertimbangan profesional atau suatu proses yang memungkinkan seseorang untuk membuat pertimbangan tentang daya tarik atau nilai sesuatu.[10]

D.    Jenis-jenis Evaluasi

Jenis-jenis evaluasi terdiri dari :

1.  Formatif

Evaluasi formatif adalah evaluasi yang dilakukan pada setiap akhir pembahasan suatu pokok bahasan/ topik dan dimaksudkan untuk mengetahui sejauh manakah suatu proses pembelajaran telah berjalan sebagaimana yang direncanakan.
Winkel menyatakan bahwa yang dimaksud dengan evaluasi formatif adalah penggunaan tes-tes selama proses pembelajaran yang masih berlangsung agar siswa dan guru memperoleh informasi (feedback) mengenai kemajuan yang telah dicapai.
Sementara dengan kata lain, evaluasi formatif dilaksanakan untuk mengetahui seberapa jauh tujuan yang telah ditetapkan telah tercapai.
Dari hasil evaluasi ini akan diperoleh gambaran siapa saja yang telah berhasil dan siapa yang dianggap belum berhasil untuk selanjutnya diambil tindakan-tindakan yang tepat.
Tindak lanjut dari evaluasi ini adalah bagi para siswa yang belum berhasil, maka akan diberikan remidial yaitu bantuan khusus yang diberikan kepada siswa yang mengalami kesulitan memahami suatu pokok bahasan tertentu.
Sementara bagi siswa yang telah berhasil, akan melanjutkan pada topik berikutnya, bahkan bagi mereka yang memiliki kemampuan yang lebih akan diberikan pengayaan yaitu materi tambahan yang sifatnya perluasan dan pendalaman dari topik yang telah dibahas.

2.  Sumatif

Evaluasi sumatif adalah evaluasi yang dilakukan pada setiap akhir satu satuan waktu yang di dalamnya tercakup lebih dari satu pokok bahasan dan dimaksudkan untuk mengetahui sejauhmana peserta didik telah dapat berpindah dari suatu unit ke unit berikutnya.
Winkel mendefinisikan evaluasi sumatif sebagai penggunaan tes-tes pada akhir suatu periode pengajaran tertentu, yang meliputi beberapa atau semua unit pelajaran yang diajarkan dalam satu semester, bahkan setelah selesai pembahasan suatu bidang studi.

3.  Diagnostik

Evaluasi diagnostik adalah evaluasi yang digunakan untuk mengetahui kelebihan-kelebihan dan kelemahan-kelemahan yang ada pada siswa sehingga dapat diberikan perlakuan yang tepat.
Evaluasi diagnostik dapat dilakukan dalam beberapa tahapan, baik pada tahap awal, selama proses, maupun akhir pembelajaran.
Pada tahap awal dilakukan terhadap calon siswa sebagai input. Dalam hal ini evaluasi diagnostik dilakukan untuk mengetahui kemampuan awal atau pengetahuan prasyarat yang harus dikuasai siswa.
Pada tahap proses, evaluasi ini diperlukan untuk mengetahui bahan-bahan pelajaran mana yang masih belum dikuasai dengan baik, sehingga guru dapat memberikan bantuan secara dini agar siswa tidak tertinggal jauh.
Sementara pada tahap akhir, evaluasi diagnostik ini untuk mengetahui tingkat penguasaan siswa atas seluruh materi yang telah dipelajarinya.[11]

DAFTAR PUSTAKA

Daryanto, H. Evaluasi Pendidikan  Jakarta: PT Rineka Cipta, 1999.
Davies, Ivor K. Pengelolaan Belajar Terj. Sudarsono Dkk. Jakarta: Rajawali, 1991.
Haryati, Mimin. Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi . Jakarta: Gaung Persada Press, 2007.
Sudijono, Anas. Pengantar Evaluasi Pendidikan . Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2001.
http://sylvie.edublogs.org
http://mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com/2013/03/konsep-dasar-evaluasi-pengertian.html




[1] Anas Sudijono, Pengantar Evaluasi Pendidikan (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2001), 4.
[2] Mimin Haryati, Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi (Jakarta: Gaung Persada Press, 2007), 16.
[3] Ivor K. Davies, Pengelolaan Belajar Terj. Sudarsono Dkk. (Jakarta: Rajawali, 1991), 306.
[4] Sudijono, Pengantar Evaluasi ..., 1.
[5] Ibid, 4-5.
[6] Ibid., 1.
[7] Haryati, Sistem Pendidikan..., 17.
[8] H. Daryanto, Evaluasi Pendidikan (Jakarta: PT Rineka Cipta, 1999), 1.
[9] Ibid., 1-2.
[10] Ibid., 2.
[11] http://sylvie.edublogs.org



MATERI TERKAIT:

Judul: KONSEP DASAR EVALUASI Pengertian Pengukuran, Penilaian, Evaluasi Dan Jenis-jenis Evaluasi
Rating Blog: 5 dari 5
Ditulis oleh : mas mahmud
Terima kasih, Anda telah berkunjung di blog ini dan membaca makalah KONSEP DASAR EVALUASI Pengertian Pengukuran, Penilaian, Evaluasi Dan Jenis-jenis Evaluasi . Jika ingin menyalin harap ditulis ulang dengan gaya bahasa sendiri atau menyertakan link URL ini : http://mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com/2013/03/konsep-dasar-evaluasi-pengertian.html, Terima kasih atas perhatiannya.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger