SELAMAT DATANG di blog "mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com", SEMOGA BERMANFAAT apa-apa yang kami tuliskan di sini ...,"Selamat Berkarya", Semoga Tuhan Merahmati Kehidupan Kita Dengan Kesehatan, Cinta Yang Mendamaikan, Rezeki Yang Penuh Berkah, Dalam Usia Yang Panjang Dan Bahagia. Aamiin. "

RESUME MATERI PSIKOLOGI DAKWAH PENGERTIAN, TUJUAN, PERAN DAN ASPEK-ASPEK PSIKOLOGI DAKWAH SERTA SASARAN DAN TUJUAN DAKWAH


A.     Pengertian Psikologi Dakwah

Psikologi adalah cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari aspek-aspek kejiwaan manusia yang menyangkut kecerdasan, sifat, sikap, emosi, motivasi, pengendalian diri, aktualisasi diri, dan lain-lain.
Dakwah adalah mengajak manusia untuk mengerjakan kebaikan dan mengikuti petunjuk, menyuruh mereka berbuat baik dan melarang mereka dari perbuatan jelek agar mereka mendapat kebahagiaan di dunia dan akhirat, atau mengajak manusia dengan cara yang bijaksana kepada jalan yang benar sesuai dengan perintah Allah SWT untuk kemaslahatan dan kebahagiaan mereka di dunia dan juga di akhirat
Psikologi dakwah adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang gejala-gejala hidup kejiwaan manusia__ baik dari da’i maupun mad’u__yang terlibat dalam proses kegiatan dakwah. Atau ilmu yang mempelajari tentang tingkah laku manusia yang merupakan cerminan hidup kejiwaannya untuk diajak kepada pengalaman ajaran-ajaran Islam demi kesejahteraan hidup manusia dunia dan akhirat. Atau ilmu yang mempelajari bagaimana mengenal manusia dengan berbagai macam kelebihan dan kekurangannya, sehingga dakwah mudah dan dapat diterima kebenarannya oleh  orang yang mendengarkannya.

B.    TUJUAN PSIKOLOGI DAKWAH
Tujuan Psikologi dakwah adalah memberikan pandangan tentang mungkinnya dilakukan perubahan tingkah laku atau sikap mental/ psikologis sasaran dakwah atau penerangan agama sesuai dengan perikehidupan yang dikehendaki oleh ajaran agama yang didakwahkan oleh aparat dakwah/ da’i atau penerangan agama itu.

C.    PERAN PSIKOLOGI DALAM DAKWAH
Membantu mempermudah dan memperlancar dalam menjalankan proses dakwah dalam hal komunikasi, interaksi, pemberian motivasi kepada mad’u/ audiens.

D.    ASPEK-ASPEK PSIKOLOGI DALAM DAKWAH
Aspek-aspek psikologi dalam dakwah diantaranya:
1.  Psikologi individual
2.  Psikologi sosial
3.  Psikologi kognitif
4.  Motivasi
5.  Leadership
6.  Interaksi sosial
7.  Komunikasi

E.     SASARAN DAN TUJUAN DAKWAH (PENERANGAN AGAMA)
Sasaran dakwah adalah orang-orang yang dituju oleh suatu kegiatan dakwah. Yaitu bermacam-macam :
1.  Dari umur : anak-anak, pemuda, remaja, orang tua.
2.  Dari jenis kelamin : laki-laki, perempuan.
3.  Dari segi profesi/ pekerjaan: buruh, petani, pedagang, pegawai, seniman, dan lain-lain.
4.  Dari lingkungan : rumah, sekolah, masyarakat, pemerintah dan lain-lain.
5.  Dari segi sosial cultural : priyayi, abangan, santri.
6.  Dari tingkat hidup sosial ekonomi : orang kaya, menengah, miskin.
7.  Dari segi sosiologis : pedesaan, perkotaan, pegunungan, pesisir.
Tujuan dakwah secara umum yaitu : untuk mengajak umat manusia (mukmin, kafir, musyrik) pada jalan yang benar diridhai Allah SWT agar dapat hidup bahagia dan sejahtera di dunia dan di akhirat.
Tujuan dakwah dalam al-Qur’an :

1.    Menghidupkan hati yang mati/ menyadarkan manusia akan arti hidup yang sebenarnya. Q.S Al-Anfal : 24
24. Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu[605], ketahuilah bahwa Sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya[606] dan Sesungguhnya kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan.

[605] Maksudnya: menyeru kamu berperang untuk meninggikan kalimat Allah yang dapat membinasakan musuh serta menghidupkan Islam dan muslimin. Juga berarti menyeru kamu kepada iman, petunjuk Jihad dan segala yang ada hubungannya dengan kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.
[606] Maksudnya: Allah-lah yang menguasai hati manusia.


2.  Agar manusia mendapat ampunan dan menghindarkan adzab dari Allah. Q.S Nuh : 7
7. dan Sesungguhnya Setiap kali aku menyeru mereka (kepada iman) agar Engkau mengampuni mereka, mereka memasukkan anak jari mereka ke dalam telinganya dan menutupkan bajunya (kemukanya) dan mereka tetap (mengingkari) dan menyombongkan diri dengan sangat.

3.  Untuk menyembah Allah dan tidak menyekutukannya. Q.S Ar-Rad : 36
36. orang-orang yang telah Kami berikan kitab kepada mereka[775] bergembira dengan kitab yang diturunkan kepadamu, dan di antara golongan-golongan (Yahudi dan Nasrani) yang bersekutu, ada yang mengingkari sebahagiannya. Katakanlah "Sesungguhnya aku hanya diperintah untuk menyembah Allah dan tidak mempersekutukan sesuatupun dengan Dia. Hanya kepada-Nya aku seru (manusia) dan hanya kepada-Nya aku kembali".

[775] Yaitu orang-orang Yahudi yang telah masuk agama Islam seperti Abdullah bin salam dan orang-orang Nasara yang telah memeluk agama Islam.

4.  Untuk menegakkan agama dan tidak terpecah belah. Q.S As-Syura : 13
13. Dia telah mensyari'atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa Yaitu: Tegakkanlah agama[1340] dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepada-Nya).

[1340] Yang dimaksud: agama di sini ialah meng-Esakan Allah s.w.t., beriman kepada-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya dan hari akhirat serta mentaati segala perintah dan larangan-Nya.

5. Mengajak dan menuntun ke jalan yang lurus atau mengeluarkan manusia dari kegelapan/ kesesatan menuju ke arah yang terang di bawah petunjuk Ilahi. Q.S Al-Mukmin : 73, Q.S Al-Jum’ah : 1-2
73. dan Sesungguhnya kamu benar-benar menyeru mereka kepada jalan yang lurus.

1. Senantiasa bertasbih kepada Allah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Raja, yang Maha Suci, yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
2.Dia-lah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan mereka kitab dan Hikmah (As Sunnah). dan Sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata,

6.  Untuk menghilangkan pagar penghalang sampainya ayat-ayat Allah ke dalam lubuk hati masyarakat. Q.S Al-Qashshas : 87
87. dan janganlah sekali-kali mereka dapat menghalangimu dari (menyampaikan) ayat-ayat Allah, sesudah ayat-ayat itu diturunkan kepadamu, dan serulah mereka kepada (jalan) Tuhanmu, dan janganlah sekali-sekali kamu Termasuk orang-orang yang mempersekutukan tuhan.

Jadi kesimpulannya tujuan umum dakwah adalah :
1.   Mengajak orang-orang non Islam untuk memeluk agama Islam.
2.  Mengislamkan orang-orang Islam artinya meningkatkan kualitas iman, islam dan ihsan kaum muslimin sehingga mereka menjadi orang-orang yang mengamalkan Islam secara kaffah/ keseluruhan.
3.  Menyebarkan kebaikan dan mencegah tersebarnya/ timbulnya kemaksiatan yang akan menghancurkan sendi-sendi kehidupan individu dan masyarakat sehingga menjadi masyarakat yang tentram dan penuh dengan keridhaan Allah.
4. Membentuk individu dan masyarakat yang menjadikan Islam sebagai pegangan dan pandangan hidup dalam segala segi kehidupan baik ekonomi, politik, sosial dan budaya.

SUMBER = http://mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com/2012/09/resume-materi-psikologi-dakwah.html



MATERI TERKAIT:

Judul: RESUME MATERI PSIKOLOGI DAKWAH PENGERTIAN, TUJUAN, PERAN DAN ASPEK-ASPEK PSIKOLOGI DAKWAH SERTA SASARAN DAN TUJUAN DAKWAH
Rating Blog: 5 dari 5
Ditulis oleh : mas mahmud
Terima kasih, Anda telah berkunjung di blog ini dan membaca makalah RESUME MATERI PSIKOLOGI DAKWAH PENGERTIAN, TUJUAN, PERAN DAN ASPEK-ASPEK PSIKOLOGI DAKWAH SERTA SASARAN DAN TUJUAN DAKWAH. Jika ingin menyalin harap ditulis ulang dengan gaya bahasa sendiri atau menyertakan link URL ini : http://mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com/2012/09/resume-materi-psikologi-dakwah.html, Terima kasih atas perhatiannya.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger