SELAMAT DATANG di blog "mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com", SEMOGA BERMANFAAT apa-apa yang kami tuliskan di sini ...,"Selamat Berkarya", Semoga Tuhan Merahmati Kehidupan Kita Dengan Kesehatan, Cinta Yang Mendamaikan, Rezeki Yang Penuh Berkah, Dalam Usia Yang Panjang Dan Bahagia. Aamiin. "

PERMASALAHAN-PERMASALAHAN YANG DIHADAPI KONSELOR


BAB II
PEMBAHASAN
Seorang konselor merupakan pemberi bantuan psikologis pada konselinya. Hakikat bantuan itu bukan pemberian informasi___ meskipun informasi dapat diberikan bila ternyata dibutuhkan___bukan sekedar memberikan nasehat atau sugesti dan saran. Hakikat bantuan itu adalah mengusahakan perubahan pada konseli yang dikehendaki atas dasar kesadaran dan kerelaan sendiri.[1]
Untuk mencapai suatu tujuan konseling, seorang konselor pasti menemukan kendala dalam proses konseling. Adapun masalah-masalah yang dihadapi seorang konselor yang dapat menghambat keefektifan kerjanya diantaranya yaitu :

1.  Memihak/ menitikberatkan pada informasi sepihak.
Biasanya problema yang didengar konselor merupakan salah satu aspek persoalan yang dilihat dari sudut pandang konseli itu sendiri. Sebagai contoh, dalam konseling pernikahan, suami maupun istri bisa mempunyai pandangan berbeda mengenai satu persoalan. Tentunya konselor tidak dapat menyelesaikan persoalan dengan baik jika problema hanya didengar dari satu pihak, apalagi kalau sampai berpihak kepada salah satu konseli.
2.  Mengambil kesimpulan yang premature/ tergesa-gesa/ ceroboh.
Seringkali yang dikemukakan oleh konseli hanya merupakan gejala atau akibat dari inti persoalannya dan belum tentu merupakan persoalan yang sebenarnya. Oleh karena itu seorang konselor harus menjadi pendengar yang baik dan cermat tidak terlalu cepat mengambil kesimpulan atau langsung memberi jalan keluar.
3.  Terlalu banyak ikut campur.
Terjerat dan ikut campur dalam banyak hal mengenai permasalahan konseli sering dialami oleh konselor. Hal ini membuat konselor tidak obyektif terhadap inti persoalannya dan banyak waktu maupun tenaga terkuras yang seharusnya digunakan untuk hal-hal lain. Konseli biasanya menuntut perhatian penuh tanpa peduli bahwa konselor mempunyai tanggung jawab kepada keluarga dan konseli lainnya. Untuk menghindarinya, konselor harus dapat menemukan cara yang tepat untuk mengatasinya tanpa merusak hubungan baik yang mungkin sudah terbina.
Di dalam membantu memecahkan masalah-masalah yang dihadapi konseli dengan rasional, konselor tidak boleh bersikap otoriter dan menuduh larangan-larangan yang sifatnya mengatur, sebaiknya dihindari.
B.    Kesalahan yang sering dilakukan konselor
            Ada lima kesalahan yang sering dilakukan konselor yaitu :
1.  Dalam menetapkan tujuan hubungan pembimbingan, janganlah terlalu bersikap dominan. Demi membangkitkan motivasi, rasa memiliki dan fokus yang tepat, ajaklah orang yang anda bimbing untuk bersama menetapkan sasaran pembimbingan.
2.Jangan terlalu cepat memberikan tugas-tugas yang banyak. Biarkan orang yang dibimbing mengatur langkahnya.
3.  Hati-hatilah terhadap kemunduran di tengah jalan. Hubungan pembimbingan cenderung kehilangan semangat mula-mulanya di tengah perjalanan. Pastikan bahwa orang yang dibimbing membuat kemajuan dan seringkali adakan kontak.
4. Adakan penilaian dan seleksilah secara hati-hati orang yang akan anda bimbing. Periksa motivasinya, sikap cepat tanggapnya dan apakah waktunya tepat.
5.  Hati-hatilah terhadap “penyelesaian yang lemah”  dan pertanggung jawaban yang buruk. Hendaknya anda penuh perhatian kepada orang yang anda bimbing selama pembimbingan itu dan akhirilah hubungan dengan baik.


BAB III
PENUTUP
A.     Kesimpulan

Dari pembahasan Permasalahan-permasalahan yang dihadapi konselor dapat kami simpulkan sebagai berikut  :
1.  Masalah-masalah yang dihadapi seorang konselor yang dapat menghambat keefektifan kerjanya diantaranya yaitu : memihak/ menitikberatkan pada informasi sepihak, mengambil kesimpulan yang premature/ tergesa-gesa/ ceroboh, terlalu banyak ikut campur.
2.  Ada lima kesalahan yang sering dilakukan konselor yaitu : dalam menetapkan tujuan hubungan pembimbingan janganlah terlalu bersikap dominan, jangan terlalu cepat memberikan tugas-tugas yang banyak, hati-hatilah terhadap kemunduran di tengah jalan, adakan penilaian dan seleksilah secara hati-hati orang yang akan anda bimbing, hati-hatilah terhadap “penyelesaian yang lemah”  dan pertanggung jawaban yang buruk.

B.    Saran
Hendaknya konselor senantiasa tanggap akan permasalahan yang mungkin akan menimpa dirinya terkait proses konseling dan segera cepat dapat menyelesaikannya agar pekerjaan bimbingan terhadap konseli berjalan dengan lancar.

DAFTAR PUSTAKA
Winkel, W.S. Bimbingan Dan Konseling Di Institusi Pendidikan. Jakarta: PT Grasindo Widiasarana Indonesia, 1991.
http://mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com/2012/08/permasalahan-permasalahan-yang-dihadapi.html


[1] W.S. Winkel, Bimbingan Dan Konseling Di Institusi Pendidikan (Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia, 1991), 302-303.



MATERI TERKAIT:

Judul: PERMASALAHAN-PERMASALAHAN YANG DIHADAPI KONSELOR
Rating Blog: 5 dari 5
Ditulis oleh : mas mahmud
Terima kasih, Anda telah berkunjung di blog ini dan membaca makalah PERMASALAHAN-PERMASALAHAN YANG DIHADAPI KONSELOR. Jika ingin menyalin harap ditulis ulang dengan gaya bahasa sendiri atau menyertakan link URL ini : http://mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com/2012/08/permasalahan-permasalahan-yang-dihadapi.html, Terima kasih atas perhatiannya.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger