SELAMAT DATANG di blog "mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com", SEMOGA BERMANFAAT apa-apa yang kami tuliskan di sini ...,"Selamat Berkarya", Semoga Tuhan Merahmati Kehidupan Kita Dengan Kesehatan, Cinta Yang Mendamaikan, Rezeki Yang Penuh Berkah, Dalam Usia Yang Panjang Dan Bahagia. Aamiin. "

Penyebab Anak Berbohong Dan Solusinya



.
BAB I
PENDAHULUAN
A.     Latar Belakang Masalah
Sekolah sebagai miniatur masyarakat menampung bermacam-macam siswa dengan latar belakang kepribadian yang berbeda. Mereka heterogen sebab di antara mereka ada yang miskin dan ada yang kaya, bodoh dan pintar, patuh dan suka menentang juga terdapat anak-anak dari kondisi yang berbeda.
                 Sesuai dengan azas perbedaan individual di atas maka ada sejumlah siswa yang dikategorikan sebagai siswa bermasalah. Dan harus dipahami latar belakang masalahnya, bentuk masalah sekaligus teknik penanganannya.
                 Di antara masalah-masalah itu ada yang cukup diselesaikan oleh wali kelasnya, tetapi di antara sebagian harus ditangani oleh petugas BP, bahkan yang masalahnya serius maka perlu dihadapkan pada psikiater.
                 Dari pernyataan di atas jelaslah bahwa urgensi pembahasan anak bermasalah dalam  kajian bimbingan dan konseling tidak dapat diabaikan. Secara ringkas dapat disimpulkan bahwa urgensinya meliputi adanya pemahaman secara lebih menyeluruh dan mendalam tentang perbedaan-perbedaan secara individual, pengenalan diri, pengetahuan tentang teknik-teknik penyelesaian masalah. Dan kami beri judul makalah ini “Penyebab Anak Berbohong Dan Solusinya
    
B.    Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah yang akan kami kemukakan di makalah ini adalah :
1.  Faktor-faktor penyebab berbohong
2.  Solusi anak yang suka berbohong

BAB II
PEMBAHASAN
A.     Faktor-faktor penyebab berbohong
1.            Keluarga
Suasana atau iklim keluarga sangat penting bagi perkembangan kepribadian anak. Seorang anak yang dibesarkan dalam  lingkungan keluarga yang harmonis dan agamis__dalam arti orang tua memberikan curahan kasih sayang, perhatian serta bimbingan dalam  kehidupan berkeluarga__ maka perkembangan anak cenderung positif. Adapun anak yang dikembangkan dalam  lingkungan keluarga yang broken home, kurang harmonis, orang tua bersikap keras terhadap anak atau tidak memperhatikan nilai-nilai agama dalam keluarga, maka perkembangan kepribadiannya cenderung akan mengalami distorsi (kelainan dalam  penyesuaian dirinya).
2.            Pergaulan
Setelah masuk sekolah, anak mulai bergaul dengan teman sebayanya dan menjadi anggota dalam  kelompoknya. Pada saat inilah dia mulai mengalihkan perhatiannya untuk mengembangkan sifat-sifat atau perilaku yang cocok atau dikagumi oleh teman-temannya, walaupun tidak sesuai dengan harapan orang tuanya. Bagi anak yang kurang mendapat kasih sayang dan bimbingan keagamaan atau etika dari orang tuanya, biasanya kurang memiliki kemampuan selektif dalam  memilih teman dan mudah sekali terpengaruh oleh kelompoknya.
3.            Kepribadian yang kurang sehat
Adapun kepribadian yang kurang sehat ditandai dengan karakteristik :
a.      Kurang memiliki rasa tanggung jawab.
b.      Kurang memiliki kesadaran untuk taat beragama.
c.      Sering merasa tertekan.

B.    Solusi anak yang suka berbohong
1.            Tingkatan Taman Kanak-kanak
Anak-anak belajar mengenai kejujuran dan ketidak jujuran di usia dini dan mereka  sering menggambarkan dunia yang mereka tinggali dari sudut pandang mereka. Jadi tugas guru di sini adalah membantu anak-anak belajar mengenai kejujuran dan menerima konsekuensi atas perilaku mereka.
Berikut ini beberapa langkah yang bisa membantu menghilangkan kebiasaan berbohong pada anak usia TK :
a.      Lihatlah situasi dari sudut pandang si anak.
b.      Mengenali cerita-cerita anak, sehingga kita mudah mengidentifikasi.
c.      Memperbaiki pernyataan anak dengan sebuah pernyataan yang lebih sesuai dengan kenyataan.
d.      Menjadi contoh yang layak bagi anak.
2.            Tingkatan SD dan SLTP
a.      Konsisten dalam  mendidik anak
Orang tua dan pendidik harus memiliki sikap dan perlakuan yang sama dalam  melarang atau memperbolehkan tingkah laku tertentu pada anak didik.
b.      Sikap orang tua dalam  keluarga
Secara tidak langsung sikap ini dapat mempengaruhi perkembangan moral anak.
c.      Penghayatan dan pengamalan agama
Orang tua dan pendidik yang menciptakan iklim yang religius kepada anak, akan mengalami perkembangan moral yang baik.
d.      Sikap konsisten orang tua dan pendidik dalam  menerapkan norma
Orang tua dan pendidik yang tidak menghendaki anaknya berbohong atau berlaku tidak jujur, maka mereka harus menjauhkan dirinya dari perilaku berbohong atau tidak jujur.

3.            Tingkatan SLTA
a. Membantu siswa menemukan sumber-sumber untuk memecahkan masalah pribadinya.
b.      Bersikap toleran terhadap tingkah laku siswa yang dipandang aneh.
c.      Memberi umpan balik yang realistis terhadap siswa tentang dirinya.

BAB III
PENUTUP
A.     Kesimpulan
Dari uraian di atas dapat disimpulkan beberapa hal berikut :
1.  Faktor-faktor penyebab berbohong yaitu faktor keluarga yang meliputi lingkungan keluarga yang kurang harmonis dan agamis, lingkungan keluarga yang broken home, orang tua bersikap keras terhadap anak atau tidak memperhatikan nilai-nilai agama,  faktor pergaulan, yang meliputi kurang selektif dalam memilih teman dan mudah sekali terpengaruh oleh kelompoknya, faktor kepribadian yang kurang sehat  yang meliputi kurang memiliki rasa tanggung jawab, kurang kesadaran untuk taat beragama, sering merasa tertekan.

2.    Solusi anak yang suka berbohong yaitu Tingkatan Taman Kanak-kanak yang meliputi mengenali situasi anak, mengenali cerita-cerita anak, memperbaiki pernyataan anak, menjadi contoh yang layak bagi anak.Tingkatan SD dan SLTP yang meliputi konsisten dalam  mendidik anak, sikap orang tua dalam keluarga, penghayatan dan pengamalan agama, Tingkatan SLTA yang meliputi membantu siswa menemukan sumber-sumber untuk memecahkan masalah pribadinya, bersikap toleran terhadap tingkah laku siswa yang dipandang aneh, memberi umpan balik yang realistis.

B.     Saran
Mengingat betapa penting dan sulitnya mendidik anak, maka diharapkan bagi orang tua dan pendidik untuk memperhatikan tentang tata cara mendidik anak sesuai dengan tingkat kematangan dan norma agama.

DAFTAR PUSTAKA
Loverne Warner, Sharon Anne Lynch (2006). Mengolah Kelas Pra Sekolah. Jakarta: Erlangga For Kids.
Umar, M, Sartono (2001). Bimbingan Dan Penyuluhan. Bandung: Pustaka Pedia.
Yusuf LN, Syamsu (2004). Psikologi Perkembangan Anak  Dan Remaja. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.
http://mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com/2012/07/penyebab-anak-berbohong-dan-solusinya.html

MATERI TERKAIT:

Judul: Penyebab Anak Berbohong Dan Solusinya
Rating Blog: 5 dari 5
Ditulis oleh : mas mahmud
Terima kasih, Anda telah berkunjung di blog ini dan membaca makalah Penyebab Anak Berbohong Dan Solusinya. Jika ingin menyalin harap ditulis ulang dengan gaya bahasa sendiri atau menyertakan link URL ini : http://mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com/2012/07/penyebab-anak-berbohong-dan-solusinya.html, Terima kasih atas perhatiannya.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger