SELAMAT DATANG di blog "mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com", SEMOGA BERMANFAAT apa-apa yang kami tuliskan di sini ...,"Selamat Berkarya", Semoga Tuhan Merahmati Kehidupan Kita Dengan Kesehatan, Cinta Yang Mendamaikan, Rezeki Yang Penuh Berkah, Dalam Usia Yang Panjang Dan Bahagia. Aamiin. "

CARA MEMBUAT JUDUL SKRIPSI : PENCARIAN JUDUL PENELITIAN KUALITATIF (KL)


Oleh  Mas Mahmud


PROSES ASBABUL JUDUL
PENCARIAN JUDUL PENELITIAN KUALITATIF (KL)

1
MENEMUKAN MASALAH

1. Dari hasil pengamatan saya pada hari Selasa tanggal 15 April 2008, di kelas TB.E Jurusan Tarbiyah PAI STAIN P, jam 10.30-12.00 WIB, ditemukan ada tiga mahasiswa terlambat mengumpulkan tugas Mata Kuliah Fiqih Keluarga.

2. Dari hasil pengamatan saya pada hari Senin tanggal 14 April 2008, di kelas TB.E Jurusan Tarbiyah PAI STAIN P, jam 07.30-09.00 WIB, ditemukan ada lima mahasiswa terlambat masuk kuliah pada Mata Kuliah Metodologi Penelitian.

3. Dari hasil pengamatan saya pada hari Senin tanggal 25 Agustus 2008, di kelas TB.E Jurusan Tarbiyah PAI STAIN P, jam 07.30-12.30 WIB, ditemukan ada 10 mahasiswa tidak masuk kuliah jam ke-1, ke-2, dan ke-3, Mata Kuliah Psikologi Perkembangan, Metode Penelitian Pendidikan Dan Bimbingan Dan Penyuluhan.
2
MELAKUKAN IDENTIFIKASI MASALAH
1. DISIPLIN
2. DISIPLIN
3. DISIPLIN
3
MENENTUKAN FOKUS PENELITIAN
1. DISIPLIN
4
MELAKUKAN DIALOG TEORITIK “MENGAPA FENOMENA TERSEBUT DIKATAKAN MASALAH DAN LAYAK UNTUK DITELITI”

1. Di dalam bukunya HM.Hafi Anshari yang berjudul “Pengantar Ilmu Pendidikan” (Surabaya: PT Usaha Nasional, 1983), 66., dikatakan bahwa, “Disiplin adalah suatu sikap mental yang dengan kesadaran dan keinsyafannya mematuhi terhadap perintah-perintah atau larangan yang ada terhadap suatu hal karena mengerti betul-betul tentang pentingnya perintah dan larangan tersebut”.

2. Di dalam bukunya Moch. Shochib yang berjudul “Pola Asuh Orang Tua Untuk Membantu Mengembangkan Disiplin Diri” (Jakarta : PT. Rineka Cipta, 2001), 2., dikatakan bahwa, “Tujuan disiplin diri adalah mengupayakan akan pengembangan minat anak dan mengembangkan anak menjadi sahabat, tetangga dan warga negara yang baik”.

3. Di dalam bukunya Hadari Nawawi yang berjudul “Pendidikan Dalam Islam” (Surabaya: Al Ikhlas, 1993), 228-232., dikatakan bahwa, “Manusia dituntut untuk mampu mematuhi berbagai ketentuan atau harus hidup secara berdisiplin, sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku di masyarakatnya. Disiplin dan tata tertib dalam kehidupan bilamana dirinci secara khusus dan terurai aspek demi aspek, akan menghasilkan etika dalam pergaulan, termasuk juga dalam hubungan dengan lingkungan sekitar”.

4. Di dalam bukunya Abdul Hadis yang berjudul “Psikologi Dalam Pendidikan” (Bandung: Alfabeta, 2006), 86., dikatakan bahwa, “Sikap disiplin yang dilakukan oleh seseorang atau peserta didik, hakekatnya adalah suatu tindakan untuk memenuhi nilai-nilai tertentu”.

5. Di dalam bukunya Soejitno Irmin Dan Abdul Rochim yang berjudul “Menjadi Guru Yang Bisa Digugu Dan Ditiru” (---: Seyma Media, 2006), 20., dikatakan bahwa, “Disiplin merupakan faktor penting pembentuk karakter para murid. Disiplin bukan hanya terbatas soal waktu, namun juga menyangkut perilaku yang lain”.

6. Di dalam artikelnya Kushadiyanto yang berjudul“Psikologi Bela Diri” (http://duel.melsa.net.id/05psiko.html), dikatakan bahwa, “Disiplin adalah belajar dan latihan. Orang yang sukses dalam bidang apapun__apalagi dalam seni bela diri__ dan bisa menjadi yang terbaik atau terhebat, selalu orang yang membebankan dirinya sendiri dengan disiplin yang lebih keras dari apa saja yang dibebankan oleh orang lain”.

7. Di dalam bukunya Basuki dan M. Miftahul Ulum yang berjudul “Pengantar Ilmu Pendidikan Islam” (Ponorogo : STAIN Po Press, 2007), 143., dikatakan bahwa, “Disiplin sebagai alat pendidikan berarti segala peraturan yang harus ditaati dan dilaksanakan”.

8. Di dalam bukunya Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain yang berjudul “Strategi Belajar Mengajar” (Jakarta: PT Rineka Cipta, 2002), 47., dikatakan bahwa, “Disiplin dan kegiatan belajar mengajar diartikan sebagai suatu pola tingkah laku yang diatur sedemikian rupa menurut ketentuan yang sudah ditaati oleh pihak guru maupun anak didik dengan sadar”.
5
KEGELISAHAN PENELITI

“APA YANG DILAKUKAN OLEH PIHAK-PIHAK STAIN P DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN MAHASISWA TB. E KETIKA MENGIKUTI PERKULIAHAN ?”

6
MELAKUKAN PENJAJAGAN AWAL DI LOKASI PENELITIAN

Dari hasil penjajagan awal di lapangan pada hari Senin tanggal 14 April 2008, jam 07.30-09.00 WIB, hari Selasa tanggal 15 April 2008, jam 10.30-12.00 WIB, hari Senin tanggal 25 Agustus 2008, jam 07.30-12.30 WIB, telah ditemukan usaha-usaha oleh :
Sehingga dapat dibuat pernyataan sebagai berikut :
1. Dosen melakukan penertiban absensi selama pembelajaran di kelas setelah selesai pembelajaran.
2.Kosma memberikan koordinasi konsultasi kepada semua mahasiswa TB.E setelah perkuliahan, di serambi masjid kampus setelah selesai pembelajaran.
3. Orang tua melakukan bimbingan belajar kepada anak-anaknya (mahasiswa) sebelum dan sesudah kegiatan pembelajaran di rumah.
4.Teman sekelas/sejawat melakukan kegiatan mengerjakan tugas bersama-sama di kos.
5.Bimbingan kemahasiswaan melakukan kegiatan workshop dan OSMA kepada mahasiswa dalam rangka peningkatan kedisiplinan di aula pada waktu yang telah ditentukan.

7
MERUMUSKAN JUDUL PENELITIAN
(ACTOR)
1. UPAYA / PERAN DOSEN UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN MAHASISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN

2. UPAYA / PERAN KOSMA UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN MAHASISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN
3. UPAYA / PERAN ORANG TUA UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN MAHASISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN
4. UPAYA / PERAN TEMAN SEJAWAT UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN MAHASISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN
5. UPAYA / PERAN BIMBINGAN KE MAHASISWAAN UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN MAHASISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN
(ACTION)
1. MODEL / POLA PELAKSANAAN / IMPLEMENTASI ABSENSI UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN MAHASISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN

2. MODEL / POLA PELAKSANAAN / IMPLEMENTASI KOORDINASI KONSULTASI UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN MAHASISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN

3. MODEL / POLA PELAKSANAAN / IMPLEMENTASI BIMBINGAN BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN MAHASISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN

4. MODEL / POLA PELAKSANAAN / IMPLEMENTASI KEGIATAN MENGERJAKAN TUGAS BERSAMA UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN MAHASISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN

5. MODEL / POLA PELAKSANAAN / IMPLEMENTASI KEGIATAN WORKSHOP DAN OSMA UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN MAHASISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN
(PLACE)
1. PERAN / MODEL KELAS UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN MAHASISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN

2. PERAN / MODEL SERAMBI MASJID UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN MAHASISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN

3. PERAN / MODEL RUMAH UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN MAHASISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN

4. PERAN / MODEL TEMPAT KOS UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN MAHASISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN

5. PERAN / MODEL AULA KAMPUS UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN MAHASISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN


SUMBER :
http://mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com/2012/05/pencarian-judul-penelitian-kualitatif.html



.

MATERI TERKAIT:

Judul: CARA MEMBUAT JUDUL SKRIPSI : PENCARIAN JUDUL PENELITIAN KUALITATIF (KL)
Rating Blog: 5 dari 5
Ditulis oleh : Mahmud
Terima kasih, Anda telah berkunjung di blog ini dan membaca makalah CARA MEMBUAT JUDUL SKRIPSI : PENCARIAN JUDUL PENELITIAN KUALITATIF (KL). Jika ingin menyalin harap ditulis ulang dengan gaya bahasa sendiri atau menyertakan link URL ini : http://mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com/2012/05/pencarian-judul-penelitian-kualitatif.html, Terima kasih atas perhatiannya.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger