SELAMAT DATANG di blog "mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com", SEMOGA BERMANFAAT apa-apa yang kami tuliskan di sini ...,"Selamat Berkarya", Semoga Tuhan Merahmati Kehidupan Kita Dengan Kesehatan, Cinta Yang Mendamaikan, Rezeki Yang Penuh Berkah, Dalam Usia Yang Panjang Dan Bahagia. Aamiin. "

QUANTUM TEACHING



BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
          Sekolah pada dasarnya bukan hanya untuk mencapai skor tetapi sekolah itu belajar untuk kehidupan, bahkan hidup itu sendiri. Bila kita menengok kondisi saat ini, sekolah masih dianggap suatu aktifitas yang mengasyikkan justru di luar jam pelajaran, tetapi bila di dalam kelas mereka terbebani. Hal ini tampak dari sorak-sorai siswa bila mereka mendengar pengumuman pulang pagi karena ada rapat guru. Wajah mereka berseri-seri seakan terbebas dari belenggu yang menjerat lehernya.
        Seiring perkembangan zaman, dunia pendidikan juga memerlukan berbagai inovasi. Hal ini penting dilakukan untuk kemajuan kualitas pendidikan, tidak hanya pada tataran teori tapi sudah diarahkan pada hal-hal yang bersifat fraksis. Diakui atau tidak, walau belum ada penelitian khusus tentang pembelajaran, banyak yang merasa sistem pendidikan terutama proses belajar mengajar sangat membosankan. Oleh karena itu di dalam dunia pendidikan perlu adanya model belajar yang baru berupa Quantum Teaching dengan tujuan agar proses belajar mengajar bisa berjalan dengan lancar dan tujuannya yang diinginkan dapat tercapai.
          Berlatar belakang pernyataan di atas, maka penulisan makalah ini kami beri judul " Quantum Teaching".
B. Rumusan Masalah
1. Apa pengertian Quantum Teaching ?
2. Bagaimana Azas dan Prinsip Quantum Teaching ?
3. Bagaimana kerangka Belajar Mengajar dalam Quantum Teaching?
BAB II
QUANTUM TEACHING
A. Pengertian Quantum Teaching
       Quantum adalah interaksi yang mengubah energi menjadi cahaya. Jadi Quantum Teaching adalah orkestrasi bermacam-macam interaksi yang ada di dalam dan di sekitar situasi belajar . Interaksi ini mencakup unsur-unsur untuk belajar efektif yang mempengaruhi kesuksesan siswa, mengubah kemampuan dan bakat alamiah siswa menjadi cahaya yang akan bermanfaat bagi mereka sendiri dan bagi orang lain.[1] Quantum Teaching menguraikan cara-cara baru yang memudahkan proses belajar guru lewat pemaduan seni dan pencapaian-pencapaian yang terarah, pada mata pelajaran yang diajarkan. Dengan menggunakan metode Quantum Teaching, guru akan menggabungkan keistimewaan belajar menuju bentuk perencanaan pengajaran yang akan melejitkan prestasi siswa. Selain itu guru juga akan mencintai dan lebih berhasil dalam memberikan materi.
       Quantum Teaching dapat memaksimalkan usaha pengajaran guru melalui perkembangan hubungan, penggubahan belajar dan penyampaian kurikulum serta menciptakan lingkungan belajar yang efektif. Quantum Teaching merupakan sebuah program yang mengizinkan pendidik untuk memahami perbedaan gaya pembelajaran para siswa di kelas.
B. Azas dan Prinsip Quantum Teaching
1. Azas
       Azas Quantum Teaching adalah “ Bawalah Dunia Mereka Ke Dunia Kita, Dan Antarkan Dunia Kita Ke Dunia Mereka “. Maksudnya adalah guru harus bisa memasuki dunia murid sebagai langkah awalnya. Caranya adalah dengan mengaitkan apa yang guru ajarkan dengan sebuah peristiwa, pikiran atau perasaan yang diperoleh dari kehidupan rumah, sosial, atletik, musik, seni, rekreasi, atau akademis. Selain kaitan itu terbentuk, guru dapat membawa muridnya ke dalam dunia guru, dan memberi mereka pemahaman mengenai isi dunia itu, maka kosa kata baru, model mental, rumus dan lain-lain dapat dibeberkan. Dengan pengertian dan pemahaman yang lebih luas, siswa dapat membawa apa yang mereka (murid) pelajari ke dalam dunia mereka.[2] Quantum Teaching tidak hanya menawarkan materi yang harus dipelajari siswa, tetapi siswa juga diajarkan bagaimana menciptakan hubungan emosional yang baik dalam dan ketika belajar.
2. Prinsip Quantum Teaching
         Dalam Quantum Teaching terdapat beberapa prinsip, diantaranya :[3]
a. Segalanya berbicara
    Maksudnya adalah lingkungan kelas, bahasa tubuh, dan bahan pelajaran semuanya menyampaikan pesan tentang belajar .
b. Segalanya bertujuan
   Dalam pembelajaran hendaknya siswa diberitahu apa tujuan mereka mempelajari materi yang dipelajari sehingga siswa berusaha untuk dapat mencapai tujuan tersebut.
c. Pengalaman sebelum konsep
   Dari pengalamang dan siswa akan diperoleh banyak konsep yang akan membantu proses belajar mengajar.
d. Akui setiap usaha
   Guru hendaknya menghargai usaha siswa sekecil apapun agar siswa tidak mudah putus asa.
e. Jika layak dipelajari, layak pula dirayakan
    Guru harus memberi pujian pada siswa yang terlibat aktif pada pelajaran yang diajarkan, misalnya dengan memberi tepuk tangan, berkata : bagus!, baik !.
            Quantum Teaching sangat menekankan pentingnya bahasa tubuh, seperti tersenyum, kepala ke atas, mengadakan kontak mata dengan siswa, serta humor yang bertujuan agar kegiatan belajar mengajar tidak membosankan.
C. Kerangka Belajar Mengajar dalam Quantum Teaching
           Menurut Dobbi Deporter , kerangka belajar mengajar dalam Quantum Teaching adalah :
1. Tumbuhkan
         Tumbuhkan minat belajar siswa dengan memuaskan rasa ingin tahu siswa dalam bentuk Apakah Manfaatnya BAgiKu (AMBAK). Tumbuhkan suasana yang menyenangkan di hati siswa, dalam suasana relaks, tumbuhkan interaksi dengan siswa, masukkan ke alam pikiran mereka dan bawalah alam pikiran mereka ke alam pikiran Anda, yakinkan siswa mengapa harus mempelajari ini dan itu, belajar adalah suatu kebutuhan siswa, bukan suatu keharusan.
2. Alami
          Ciptakan dan datangkan pengalaman umum yang dapat dimengerti semua siswa. Guru harus mengetahui cara terbaik agar siswa memahami informasinya, misal dalam pembelajaran fisika, siswa diberi percobaan berjudul membuat es puter tanpa freezer. Percobaan itu bertujuan menjelaskan konsep titik lebur es pada materi suhu dan kalor. Alat dan bahannya mudah didapatkan. Misalnya, kaleng besar bekas biskuit, baskom, es batu, garam dapur, dan bahan es puter (gula, susu, santan, serta essen perasa).
             Dengan petunjuk kerja dan daftar pertanyaan yang telah disiapkan untuk membimbing, para siswa menemukan dan membuktikan konsep mengenai titik lebur es. Mereka akhirnya akan berpikir untuk membekukan es puter tersebut tanpa menggunakan freezer. Untuk membekukan es puter, diperlukan air bersuhu di bawah 0 derajat celcius yang diperoleh dari es batu yang diberi garam. Artinya, siswa akan paham, dengan adanya pemberian garam (untuk membekukan es puter), titik lebur es akan berubah dari 0 derajat menjadi di bawah 0 derajat. Mereka jadi paham titik lebur es dipengaruhi oleh kemurnian zat.
3. Namai
                   Setelah siswa melalui pengalaman belajar pada kompetensi dasar tertentu, mereka kita ajak untuk menulis di kertas, menamai apa saja yang telah mereka peroleh, apakah itu informasi, rumus, pemikiran, tempat dan sebagainya, ajak mereka untuk menempelkan nama-nama tersebut di dinding kamar tidurnya.
4. Demonstrasi
         Setelah siswa mengalami belajar akan sesuatu, beri kesempatan kepada mereka untuk mendemonstrasikan kemampuannya, karena siswa akan mampu mengingat 90 % jika siswa itu mendengar, melihat dan melakukan. Melalui pengalaman belajar siswa akan mengerti dan mengetahui bahwa dia memiliki kemampuan dan informasi yang cukup.
5. Ulangi
                Pengulangan memperkuat koneksi saraf dan menumbuhkan rasa “Aku tahu bahwa aku tahu hari ini !”. Pengulangan sebaiknya dilakukan dengan menggunakan konsep multi kecerdasan.
6. Rayakan
               Perayaan adalah ekspresi dari kelompok seseorang yang telah berhasil mengerjakan sesuatu tugas atau kewajiban dengan baik. Seperti muslim setelah menunaikan ibadah puasa selama satu bulan penuh, mereka merayakan hari kemenangan dengan Iedul Fitri. Maka sudah selayaknya jika siswa sudah mengerjakan tugas dan kewajibannya dengan baik untuk dirayakan lewat : bertepuk tangan atau bernyanyi bersama-sama.[4]
                Dari kerangka belajar mengajar dalam Quantum Teaching tersebut, ada empat ciri sebagai berikut :
1. Adanya unsur demokrasi dalam pengajaran.
Hal ini terlihat bahwa dalam Quantum Teaching terdapat unsur kesempatan yang luas kepada seluruh siswa untuk terlibat aktif dan partisipasi dalam tahapan-tahapan kajian terhadap suatu mata pelajaran.
2. Sebagai akibat dari ciri yang pertama, maka memungkinkan tergali dan terekspresikan seluruh potensi dan bakat yang terdapat pada diri si anak.
3. Adanya kepuasan pada diri si anak. Hal ini terlihat dari adanya pengakuan terhadap temuan dan kemampuan yang ditunjukkan oleh si anak, sehingga secara proporsional.
4. Adanya unsur pemantapan dalam menguasai materi atau suatu ketrampilan yang diajarkan. Hal ini terlihat dari adanya pengulangan terhadap sesuatu yang sudah dikuasai si anak.
5. Adanya unsur kemampuan pada seorang guru dalam merumuskan temuan yang dihasilkan si anak, dalam bentuk konsep, teori, model, dan sebagainya pada situasi baru.[5]
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
    1.  Quantum adalah interaksi yang mengubah energi menjadi cahaya. Jadi Quantum Teaching adalah orkestrasi bermacam-macam interaksi yang ada di dalam dan di sekitar situasi belajar .
    2. Azas Quantum Teaching adalah guru harus bisa memasuki dunia murid sebagai langkah awalnya
    Ada beberapa prinsip Quantum Teaching yaitu :
a. Segalanya berbicara
b. Segalanya bertujuan
c. Pengalaman sebelum konsep
d. Akui setiap usaha
e. Jika layak dipelajari, layak pula dirayakan
   3. Menurut Dobbi Deporter , kerangka belajar mengajar dalam Quantum Teaching adalah : Tumbuhkan, Alami, Namai, Demonstrasi, Ulangi, Rayakan.

DAFTAR PUSTAKA

· http : // kihariyadi.jogja.com/2005/05/25/metode-quantum-teaching.ht
· http : // psychemate. blogspot.com/2007/12/quantum.teaching.html.
· http : // roebyarto. multiply. com/ journal/ item/15
http://mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com/2011/10/quantum-teaching.html


[1] http : // psychemate. blogspot.com/2007/12/quantum.teaching.html.
[2] Ibid.
[3] http : // kihariyadi.jogja.com/2005/05/25/metode-quantum-teaching.html.
[4] http : // roebyarto. multiply. com/ journal/ item/15
[5] http : // psychemate. blogspot. com/2007/12/quantum-teaching.html



MATERI TERKAIT:

Judul: QUANTUM TEACHING
Rating Blog: 5 dari 5
Ditulis oleh : mahmud09
Terima kasih, Anda telah berkunjung di blog ini dan membaca makalah QUANTUM TEACHING. Jika ingin menyalin harap ditulis ulang dengan gaya bahasa sendiri atau menyertakan link URL ini : http://mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com/2011/10/quantum-teaching.html, Terima kasih atas perhatiannya.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger